Vol. 4, No.1, April (2023) 008-015 p-ISSN 2615-7055 e-ISSN 2714-8335 Tersedia online di http://journal.itsb.ac.id/index.php/INSIGHT | 8 Penentuan Lokasi Agroindustri Pengolahan Jagung untuk Pakan Ternak di Provinsi Gorontalo Ida Hamida, S.T., M.T. (1) (1) Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik dan Desain, Institut Teknologi Sains Bandung Email : hameeddazz@gmail.com Abstrak Provinsi Gorontalo memiliki potensi dalam bidang pertanian dan perkebunan dilihat dari data statistik tiga tahun terakhir, menurut lapangan usaha sebesar 28,72 % didominasi oleh subsektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian. Penggunaan lahan di Provinsi Gorontalo, menurut data BPS tahun 2021 didominasi oleh tegal/kebun dan ladang, dengan presentase sebesar 40,49 % dan 29,87%. Penggunaan lahan tegal/kebun dan ladang Provinsi Gorontalo mencapai 400 ribu hektar dan tergolong kedalam sepuluh besar produsen jagung terbesar di Indonesia dengan produksi sebesar 1.800.000 ton pada tahun 2021. Potensi ini mendukung rencana pengembangan industri pakan ruminansia dan unggas di Provinsi Gorontalo, di mana jagung menjadi bahan baku utama pakan ternak dengan penggunaan mencapai 40-60 persen. Secara existing, Provinsi Gorontalo menyuplai jagung ke berbagai pabrik di Indonesia yaitu pabrik di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Saat ini belum ada industri pengolahan pakan ternak di Provinsi Gorontalo, sehingga kebutuhan pakan didatangkan dari luar Provinsi Gorontalo.Pada penelitian ini variabel yang berpengaruh terhadap penentuan lokasi agroindustri berbasis komoditas jagung didapatkan dari diskusi literatur penelitian sebelumnya, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif pada penyusunan kriteria lokasi agroindustri. Hasil dari penelitian ini didapatkan delapan kriteria yaitu kondisi fisik dasar, aksesibilitas, tenaga kerja, bahan baku, sarana dan prasarana pendukung, aglomerasi, kelembagaan, serta kesesuaian lahan yang dapat diidentifikasi menggunakan software ArcGIS menghasilkan tipologi kesesuaian lokasi agroindustri komoditas jagung di Kabupaten Gorontalo. Kata-kunci : agroindustri, industri pengolahan, kesesuaian lahan, penentuan lokasi Pendahuluan Salah satu komoditi tanaman pangan yang mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian adalah komoditi jagung. Di Indonesia jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang tumbuh hampir di seluruh wilayah dan tergolong spesies dengan variabilititas genetik yang besar (MPEI, 2011-2025). Jagung merupakan salah satu komoditi unggulan Provinsi Gorontalo, produksinya mencapai 1.5 juta ton pada tahun 2021 (Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, 2022) dan luas panen jagung mencapai 334.946 Ha. Perkembangan produksi hasil pertanian jagung ini terus meningkat seiring dengan tuntutan pasar, selain konsumsi langsung, industri pengolahan jagung juga mengalami peningkatan dengan adanya variasi Informasi naskah: Diterima 24 Maret 2023 Direvisi 2 April 2023 Disetujui terbit 19 April 2023 Diterbitkan 28 April 2023