FASILITAS PARK AND RIDE UNTUK MENGURANGI KEPADATAN ARUS LALU LINTAS DAN DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN DI KOTA SURABAYA Nugroho Utomo Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JawaTimur e-mail: nugroho_tm@yahoo.com ABSTRAK Permasalahan utama di kawasan perkotaan yang sering menjadi trending topic atau tema yang umum menjadi kecenderungan dari eksistensi suatu kota besar adalah tentang transportasi. Transportasi merupakan hal yang paling pokok bagi masyarakat yang hidup di daerah perkotaan. Segala aspek kehidupan baik itu kegiatan bekerja, sekolah, dan lain sebagainya banyak didukung oleh bidang ini. Tidak jarang dengan semakin pesatnya dinamika mobilitas dari interaksi sosial masyarakat maka banyak terjadi akibat yang mempengaruhi penurunan performa fasilitas transportasi yang ada. Sebagai contoh Kota Surabaya dengan jumlah penduduk lebih kurang 3,2 juta jiwa mempunyai banyak ragam aktivitas yang menghubungkan di seluruh bagian kota. Aktivitas komuter ini lebih dominan menggunakan moda transportasi pribadi daripada menggunakan moda transportasi publik. Kondisi ini menyebabkan kepadatan arus lalu lintas terjadi secara merata pada 5 wilayah Kota Surabaya serta menimbulkan dampak terhadap lingkungan yakni besarnya polusi udara dan kebisingan. Studi ini dilakukan untuk merencanakan lokasi fasilitas park and ride, yakni fasilitas yang menunjang proses pergantian moda transportasi atau intermoda dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik pada 5 wilayah Kota Surabaya untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan dampak terhadap lingkungan (polusi udara dan kebisingan). Kata kunci : park and ride, kepadatan arus lalu lintas, dampak terhadap lingkungan ABSTRACT A major problem in the city areas which often become a trending topic of the big city existence is transportations. Transportations are basically needs for the people who lived in the city areas. All entire life aspects such as working activity, studying etc. are mostly supported by this sector. Generally due to dynamic mobility of social community which increasing rapidly so many causes happen that influence descent of available transportation facilities performance. For example: Surabaya City with the number of population approximately 3.2 million people has a lot of various activity that connecting in all part of cities. This commuter activity is more dominantly using a private vehicle than using a public transportations mode. In absolutely this situation causing traffic congestions which happened on 5 regions of Surabaya City and also making environmental impacts such as air pollutions and noise. For further this studies are carried on to find out a plan of park and ride facility locations that supporting intermodal transportations on 5 regions of Surabaya City to reducing traffic congestions and environmental impacts. Key word : park and ride, traffic congestions, environmental impacts brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by UPN Jatim Repository