ANALISA TINGKAT PELAYANAN JALUR PEJALAN KAKI YANG SINERGIS DENGAN FASILITAS TRANSPORTASI PUBLIK DI KOTA SURABAYA Nugroho Utomo, Iwan Wahjudjanto Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil FTSP-UPN “Veteran” Jatim ABSTRACT Surabaya is the capital of East Java Provincial with high mobility of resident dynamics. These matters directly have an effect to exploiting of facility of existing transportation mode. In Central Business District and in other areas like commerce area, trade centre and education area, exploiting of public transportations becoming especial choice in supporting mobility and accessibility process. Facility cessation of public transportations (Public Transportations Shelter) which are in some business area shares, education and commerce in town of Surabaya for example attributed to many pedestrian of lane. In order to improve security, safety and comfortable for consumer of pedestrian lane and at the same time pedestrian lane giving a synergic relations with facility cessation of existing public transportations, hence require to be conducted by planning of pedestrian lane paid attention aspect such as pedestrian level of service. Keywords: pedestrian level of service, synergic relation of pedestrian lane and public transportations shelter ABSTRAK Surabaya merupakan ibukota Propinsi Jawa Timur yang mempunyai dinamika mobilitas penduduk yang cukup tinggi. Hal ini secara langsung berpengaruh terhadap pemanfaatan fasilitas moda transportasi yang ada. Di kawasan perkantoran dan bisnis serta di kawasan lain seperti kawasan perdagangan dan kawasan pendidikan, pemanfaatan transportasi umum menjadi pilihan utama dalam menunjang proses mobilitas dan aksesibilitas. Fasilitas pemberhentian transportasi umum (Public Transportations Shelter) yang terdapat di beberapa bagian kawasan perkantoran, perdagangan dan pendidikan di kota Surabaya antara lain banyak dihubungkan dengan jalur pejalan kaki (pedestrian lane) atau trotoar. Untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalur pejalan kaki dan sekaligus menyinergikan jalur pejalan kaki dengan fasilitas pemberhentian transportasi umum yang ada, maka perlu dilakukan perencanaan jalur pejalan kaki dengan memperhatikan aspek seperti ‘pedestrian level of service ’ . Kata kunci : pedestrian level of service’, sinergis, antara jalur pejalan kaki dan fasilitas pemberhentian transportasi umum