JURNAL TEKNIK ITS Vol. 10, No. 2, (2021) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) A444 AbstrakIkan Hias Aquatic adalah salah satu UMKM yang berada di Banyuwangi, bergerak dibidang pengepul ikan hias, diantara permasalahannya masih menggunakan alat ukur manual dan terjadi perubahan kualitas air. pH dan suhu air adalah parameter yang penting untuk kelangsungan hidup ikan hias. Pentingnya pemantauan pH dan suhu air secara kontinyu, maka perlu dirancang suatu perangkat sistem kontrol dan monitoring pH dan suhu air. Secara garis besar ada 3 bagian pada system ini, bagian input adalah sensor mendeteksi pH dan suhu, informasi dari sensor tersebut dikirimkan ke bagian controller, pada bagian ini data dirubah menjadi data digital, diteruskan ke bagian output berupa actuator hetaer dan motor pump, hasil pH dan Suhu ditampilkan pada LCD dan aplikasi Blynk, pada proses controller menggunakan metode fuzzy sugeno, dengan 2 input, membership function suhu yaitu dingin, normal dan panas, membership function pH yaitu sangat asam, asam, netral, basa dan sangat basa. dan 2 output larutan pH up dan pH down. Hasil pengujian pada sistem output aktuator heater aktif selama suhu <31°C, pH dikontrol melalui motor pump dengan mengalirkan larutan pH up dan pH down setiap 1 menit sebanyak 0-200ml selama 0-8 detik. Perbandingan hasil output antara alat dengan simulasi Matlab terdapat selisih rata- rata 3,3 ml/cc. Kontrol menaikkan pH 5,8 ke 6,6 membutuhkan waktu 17 menit. Dan menurunkan pH 7,8 ke 7,2 selama 9 menit. Kata KunciBlynk, Fuzzy Sugeno, pH, Suhu. I. PENDAHULUAN KAN hias aquatic adalah salah satu UMKM yang berada di Banyuwangi, bergerak dibidang pembudidaya dan pengepul berbagai macam ikan hias, tempat penampungan ikan menggunakan bak akuarium, beberapa ada didalam ruangan rumah dan yang lain berada diluar rumah, diantara jenis ikan ada molly, koki, koi, komet, dan berbagai macam jenis ikan lainnya. Diantara permasalahan dalam pemeliharaan ikan hias pertumbuhan ikan kurang sempurna, nafsu makan ikan menurun, sistem kekebalan tubuh ikan juga tidak bisa bekerja dengan normal. Kondisi ini diperparah dengan muculnya bakteri, jamur sehingga bisa berpengaruh terjadi kematian masal. Diantara penyebabnya adalah faktor lingkungan seperti kualitas air yang buruk, perubahan suhu mendadak, perubahan pH air, penggantian air pada akuarium dan lainnya. Untuk budidaya ikan air tawar pH yang cocok adalah 6-9 (PP No. 82 Tahun 2001) untuk baku mutu kelas dua dan tiga, diluar itu bisa membahayakan kesehatan ikan, mengakibatkan kondisi ikan mulai stress, mulai muncul bakteri bakteri patogen, terserang penyakit yang diakibatkan jamur dan bakteri, bahkan ikan perlahan banyak yang mati [1]. Temperatur pada air kolam juga berpengaruh terhadap organisme yang ada dalam kolam tersebut, Peningkatan dan penurunan suhu air kolam yang tidak sesuai dengan kondisi ikan akan menyebabkan ikan mengalami kesulitan melakukan proses mobilisasi energi. Oleh karena itu, Pentingnya pemantauan secara kontinyu pH air dan suhu air pada keberhasilan budidaya perikanan, serta kurang nya fasilitas alat ukur kadar pH dan suhu air pada UMKM tersebut maka perlu dirancang suatu perangkat sistem kontrol dan monitoring kadar pH air dan suhu air pada kolam budidaya ikan, yang dapat dikontrol secara otomatis dan dimonitoring dari jauh. Sehingga pemilik kolam ikan bisa lebih efektif dan akurat dalam melakukan perawatan ikan hias. II. URAIAN PENELITIAN A. Logika Fuzzy Logika Fuzzy merupakan suatu logika yang memiliki nilai kekaburan atau kesamaran (fuzzyness) antara benar atau salah. Dalam logika klasik dinyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam istilah binary (0 atau 1, hitam atau putih, ya atau tidak), sedangkan logika fuzzy memungkinkan nilai keanggotaan antara 0 dan 1, tingkat keabuan dan juga hitam dan putih, dan dalam bentuk linguistik, konsep tidak pasti seperti "sedikit", "lumayan" dan "sangat". Logika ini berhubungan dengan himpunan fuzzy dan teori kemungkinan. Logika fuzzy ini diperkenalkan oleh Profesor Lotfi A. Zadeh adalah guru besar pada University of California yang merupakan pencetus sekaligus yang memasarkan ide tentang cara mekanisme pengolahan atau manajemen ketidakpastian yang kemudian dikenal dengan logika fuzzy. Dalam penyajiannya vaiabel-variabel yang akan digunakan harus cukup menggambarkan ke-fuzzy-an tetapi di lain pihak persamaan-persamaan yang dihasilkan dari variable-variabel itu haruslah cukup sederhana sehingga komputasinya menjadi cukup mudah. Karena itu Profesor Lotfi A Zadeh kemudian memperoleh ide untuk menyajikannya dengan menentukan “derajat keanggotaan” (membership function) dari masing-masing variabelnya. Fungsi keanggotaan (membership function),adalah suatu kurva yang menunjukkan pemetaan titik input data kedalam nilai keanggotaanya (sering juga disebut dengan derajat keanggotaan) yang memiliki interval antara 0 sampai 1 [2]. Perancangan Sistem Kontrol pH dan Suhu Air Menggunakan Metode Fuzzy dan Terintregasi dengan Internet of Things (IoT) pada Budidaya Ikan Hias Andi Subagyo Putra, Slamet Budiprayitno, dan Lucky Putri Rahayu Departemen Elektro Otomasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: aura1378@gmail.com I