Media Riset Bisnis & Manajemen, Vol. 18 No. 1, April 2018: 1-10 ISSN: 2442-9716 (online) Doi: 10.25105/mrbm.v18i1.5001 ISSN: 1411-884X (print) 1 Rasio Spesifik dan Kinerja Keuangan Bank Umum di Indonesia Richy Wijaya 1 1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti, Indonesia Abstrak Tujuan - Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk menguji dan menganalisis apakah peningkatan kinerja keuangan dapat dipengaruhi oleh rasio permodalan pada perbankan di Indonesia. Desain/Metodologi/Pendekatan - Rasio permodalan diproksikan dengan lima rasio yaitu loan ratio, deposit ratio, efficiency of management ratio, liquidity assets ratio dan capital adequacy. Untuk menjawab permasalahan yang ada penulis menggunakan sampel dari Bank Umum yang telah tertera pada Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah analisis regresi linear data panel. Setelah melakukan proses pengolahan data, peneliti menggunakan metode random effect model untuk memperoleh hasil atas percobaan yang dilakukan. Temuan - Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menyarankan bahwa untuk meningkatkan kinerja keuangan perbankan harus memperhatikan strategi dalam pemberian pinjaman, alokasi penganggaran dana untuk biaya operasional perusahaan, ketersediaan dana dan nilai kecukupan modal yang dimiliki oleh bank tersebut. Abstract Purpose - This study aims to test and analysis whether the capital ratio can have a significant impact on improving banking performance. Design/Methodology/Approach - The capital ratio is proxied by five ratios, namely the loan ratio, deposit ratio, efficiency of management ratio, liquidity assets ratio and capital adequacy. To answer the existing problems the author uses a sample from a conventional commercial bank listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample is then solved by a linear data panel regression analysis method. After processing data, the method used to give results in this study is a random effect model. Finding - The results of this study provide advice to those who have an interest that to improve performance must pay attention to the strategies in lending, budgeting allocation of funds for company operational costs, availability of funds and the capital adequacy value of the bank. Keywords: Permodalan, Profitabilitas, Bank, Loan, Deposit. PENDAHULUAN Bank memiliki peranan penting dalam membangun perekonomian suatu negara, hal tersebut bisa dinilai darikondisi industri perbankan yang sehat. Perbankan yang sehat dapat dilihat dari tingkat ketersediaan dana yang dimiliki bank tersebut dan tingkat non performing loans (NPL) yang semakin rendah, maka kondisi ekonomi negara tersebut juga diperkirakan stabil. Kemungkinan lainnya dapat dialami oleh industri perbankan, seperti unlikuid, memiliki NPL yang tinggi, yang mana akan menempatkan perbankan tersebut dalam kondisi yang tidak sehat. Kondisi sulit seperti ini tidak hanya membahayakan kelangsungan usaha bank tersebut, namun juga membahayakan kelangsungan bank lainnya. Sehingga menyebabkan krisis moneter dana atau krisis ekonomi nasional. Krisis global pada tahun 2008 dan resesi yang terjadi pada tahun 2015 di mana krisis tersebut memaksa pemerintahan dan pengambil kebijakan di Bank Indonesia untuk melakukan stabilisasi sistem keuangan. Gejolak resesi keuangan global yang berasal dari Amerika pada tahun 2008 berdampak ketidakstabilan di pasar keuangan, termasuk industri perbankan di Indonesia. Beberapa Submission date: 20 Juli 2019 Accepted date: 30 Juli 2019 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Trisakti Open Journal Systems (Universitas Trisakti)