AGROEKOTEK VIEW Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Vol. 3 No. 1 Tahun 2020 e-ISSN 2715-4815 34 Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Concentration Test in Encouraging Polyembryoni Seed Germination in Banjar Siam Orange Seeds. Uji Konsentrasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam Memacu Perkecambahan Biji Poliembrioni pada Biji Jeruk Siam Banjar Sri Wahyuni 1* , Noor Laili Aziza 1 , Yusriadi Marsuni 2 1 Jurusan Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat 2 Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat 1,2 Jl. Jend. A. Yani Km. 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan, Kode Pos 70714 * Email : sriwahyuni20082017@gmail.com ABSTRAK Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) atau Rhizobacteria Pemacu Pertumbuhan Tanaman (RPPT) adalah mikroba tanah non patogenik yang terdapat pada daerah perakaran tanaman yang mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dan memacu pertumbuhan tanaman, peranan PGPR dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi khususnya perkecambahan tanaman adalah dengan adanya kemampuan PGPR dalam mensintesis hormon tumbuh, serta dapat memberikan perlindungan terhadap patogen yang menyerang tanaman sehingga sangat baik untuk di aplikasikan pada berbagai tanaman. Salah satunya adalah jeruk siam banjar yang merupakan buah-buahan khas Kalimantan Selatan yang memiliki biji bersifat poliembrioni yaitu terdapat beberapa embrio dalam satu biji. Upaya dalam pengembangan produktivitas budidaya tanaman jeruk siam banjar adalah dengan menggunakan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian konsentrasi PGPR dalam memacu perkecambahan biji poliembrioni pada biji jeruk siam banjar dan untuk mengetahui konsentrasi PGPR terbaik dalam memacu perkecambahan biji poliembrioni pada biji jeruk siam banjar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yeng terdiri dari faktor tunggal dengan enam kali ulangan dan lima kali perlakuan yaitu P 0 (konsentrasi tanpa PGPR), P 1 (konsentrasi PGPR 15ml.1-1), P 2 (konsentrasi PGPR 30ml.1-1), P 3 (konsentrasi PGPR 45ml.1-1), dan P 4 (konsentrasi PGPR 60ml.1-1). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Produksi dan Laboratorium Terpadu Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Penelitian ini berlangsung selama dua bulan, dimulai dari April sampai Mei 2019. Hasil penelitian menunjukan pengaplikasian konsentrasi PGPR berpengaruh dalam memacu perkecambahan biji poliembrioni pada biji jeruk siam banjar pada umur 7 hst dan 14 hst, namun perlakuan tidak berpengaruh terhadap perkecambahan biji poliembrioni pada umur 21 hst, persentase perkecambahan umur 7 hst, 14 hst, dan 21 hst, kecepatan perkecambahan baik secara normal ataupun poliembrioni, panjang perkecambahan, jumlah perkecambahan, dan panjang akar. Konsentrasi PGPR terbaik dalam memacu perkecambahan poliembrioni pada biji jeruk siam banjar terdapat pada perlakuan kontrol atau P 0 (Konsentrasi tanpa PGPR) pada umur 7 hst dan 14 hst Kata Kunci :PGPR, perkecambahan, biji poliembrioni, jeruk siam banjar