145 TINGKAT PENGETAHUAN DALAM PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN OBAT DI RUMAH PADA MASYARAKAT KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Okta Muthia Sari 1* , Khoerul Anwar 2 , Indah Pebriani Putri 3 1*,2,3 Program Studi Farmasi, Universitas Lambung Mangkurat Email: okta.sari@ulm.ac.id ABSTRAK Di Indonesia, persentase penyimpanan obat pada skala rumah tangga cukup besar. Masyarakat menyimpan obat untuk swamedikasi. Obat tidak dapat disimpan sembarangan karena akan mempengaruhi stabilitas obat. Selain itu, pembuangan obat dengan tidak tepat masih terjadi di masyarakat. Pembuangan obat tidak tepat dapat membahayakan lingkungan sekitar. Pentingnya masyarakat memiliki pengetahuan yang benar terkait obat agar terhindar dari dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat pengetahuan masyarakat Kota Banjarbaru tentang penyimpanan dan pembuangan obat di rumah. Jenis penelitian ini deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik sampling menggunakan quota sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Sampel size yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan rumus perhitungan sampel Lemeshow adalah 247 responden. Data diambil dengan kuesioner tervalidasi. Kuesioner dibagikan melalui google form. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan persentase. Kategori tingkat pengetahuan dalam penelitian ini terdiri dari kurang, cukup dan baik. Sebanyak 247 responden memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian diketahui mayoritas umur 38 - 47 Tahun (34,1%), pendidikan perguruan tinggi (non kesehatan) (35,6%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (24,3%). Tingkat pengetahuan masyarakat Kota Banjarbaru tentang penyimpanan obat di rumah yang berpengetahuan kurang sebsar 39,2%, cukup sebesar 44,5% dan baik sebesar 16,1%. Adapun tingkat pengetahuan masyarakat Kota Banjarbaru tentang pembuangan obat di rumah yang berpengetahuan kurang sebesar 52,6%, cukup sebesar 40,5% dan baik sebesar 6,8%. Pengetahuan masyarakat Kota Banjarbaru tentang penyimpanan obat di rumah termasuk dalam tingkat cukup (44,5%). Sedangkan pengetahuan masyarakat Kota Banjarbaru tentang pembuangan obat di rumah termasuk dalam tingkat kurang (52,6%). Kata Kunci : Obat, pengetahuan, penyimpanan obat, pembuangan obat ABSTRACT In Indonesia, the percentage of household-scale drug storage is quite large. People keep drugs for self-medication. Drugs should not be stored carelessly because it will affect the stability of the drug. In addition, the improper disposal of drugs still occurs in the community. Improper disposal of drugs can harm the environment. It is important for the public to have the correct knowledge regarding drugs in order to avoid the adverse health effects of themselves and the environment. The purpose of this study was to describe the level of knowledge of the people of Banjarbaru City Cendekia Journal of Pharmacy STIKES Cendekia Utama Kudus P-ISSN 2559 – 2163 E-ISSN 2599 – 2155 Vol. 5, No. 2, November 2021 http://cjp.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id