27 Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, Vol. 6, No. 1, Juni 2018: 27-31 STUDI PEMUATAN BATUBARA MENGGUNAKAN LOATING CRANE PT. MUTIARA JAWA 1 PADA MOTHER VESSEL VISION MUARA BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR (Study of Coal Loading Using Floating Crane PT. Mutiara Jawa 1 on Mother Vessel Vision Muara Berau, East Kalimantan Province) Senofri 1 , Windhu Nugroho 2 , Hamzah Umar 3 Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman, Samarinda ,1,2 Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman, Samarinda 3 Email: sevrosenofri@gmail.com Abstrak Batubara sebagai komoditi yang sangat dibutuhkan, untuk mencukupi kebutuhan batubara di negara lain, oleh karena itu pengangkutan batubara melalui jalur laut berupa tongkang-tongkang yang di tarik oleh tug boat yang kemudian batubara tersebut dimuat ke Mother Vesel menggunakan bantuan Floating Crane. Floating crane adalah alat bongkar muat yang dirancang khusus di atas tongkang dan dapat dapat bergerak dengan menggunakan baling-baling sendiri ataupun ditarik, dan dikombinasikan dengan menggunakan penggaruk (grab bucket) untuk mengambil muatan dari tongkang ke kapal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan kemampuan produktivitas crane pada floating crane Mutiara Jawa sebesar 3.529,41 TPH. Kemampuan produktivitas conveyor pada floating crane Mutiara Jawa conveyor BF-1 didapatkan sebesar 1523.619 Tph, pada conveyor BF-2 didapatkan produktivitas sebesar 1500 Tph, pada conveyor BC-1 didapatkan produktivitas sebesar 3011,814 Tph, pada conveyor BC-2 didapatkan produktivitas sebesar 3011,814 Tph, pada conveyor BC-3 dan 4 didapatkan produktivitas sebesar 3011,814 Tph, pada conveyor SL-1 dan 2 didapatkan produktivitas sebesar 3011,814 Tph. Penyebab tidak tercapainya pemuatan sebesar 3000 Tph adalah karena kerusakan dari automatic sample yang mengharusakan pengambilan sample di palka atau tongkang sehingga conveyor harus dalam keadaan berhenti, terjadi blocking akibat batubara yang terkontaminasi tanah basah, dan waktu menunggu tongkang tiba. Kata Kunci: Rencana Pemuatan, Produksi Aktual, Grab, Conveyor, Crane Abstract Coal as a much-needed commodity, to provide the needs of coal in other countries, therefore the transportation of coal through the sea lane in the tug-barge pulled by the tug boat which then the coal is loaded into Mother Vessel using the help of Floating Crane. Floating crane is a loading and unloading tool specially designed on a barge and can move by using the propeller itself or withdrawn, and combined with grab bucket to take the load from the barge to the ship.Based on research conducted crane productivity capability on floating cranes Mutiara Jawa amounted to 3,529.41 TPH. Conveyor productivity capability on floating cranes Java pearl conveyor BF-1 obtained productivity of 1523.619 Tph, the conveyor BF-2 obtained productivity of 1500 Tph, on BC-1 conveyor obtained productivity of 3011.814 Tph, on BC-2 conveyor obtained productivity of 3011,814 Tph, on BC-3 and 4 conveyor obtained productivity of 3011.814 Tph, on the conveyor SL-1 and 2 obtained the productivity of 3011.814 Tph. The cause of unreachable loading up to 3000 Tph is the damage from automatic samples that require sampling in hatch or barge so conveyor must be stopped, blocking due to wet coal contaminated soil, and waiting time for barge to arrive. Keywords : Loading Plan, Actual Production, Grab, Conveyor,Crane PENDAHULUAN Batubara sebagai salah satu mineral penting bagi manusia. Batubara menjadi sebagai salah satu sumber energi dasar fosil yang sifatnya habis dan tidak dapat diperbaharui. Salah satu fungsi utama batubara untuk kehidupan manusia adalah sebagai penghasil tenaga listrik, dan untuk fungsi yang satu ini hampir setengah dari listrik dunia menggunakan bahan bakar batubara. Perusahaan penghasil batubara di Kalimantan Timur untuk mengangkut batubara menuju konsumen diperlukan modal transportasi laut berupa tongkang- tongkang yang di tarik oleh tug boat melalui sungai Mahakam menuju Muara Jawa atau Muara Berau untuk di muat menuju Mother Vessel menggunakan alat transportasi berupa tongkang yang dalam pemuatannya dibantu oleh Floating Crane. METODOLOGI PENELITIAN Data yang diperlukan dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara pengukuran langsung di lapangan. Data sekunder yang diperoleh dari perusahaan.