Jurnal Ilmiah Widya Teknik Volume 14 Nomor 01 Mei 2015 ISSN 1412-7350 1 PERANCANGAN ALAT BANTU KERJA PADA PROSES PENGECATAN FRAME JAM DINDING DI PT. PERMATA CHANDRA SURYA Marshella Felicia Angela 1) , Dian Retno Sari Dewi 2*) , Hadi Santosa Kata kunci : Perancangan dan Pengembangan Produk, Ergonomi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2) Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Jalan Kalijudan 37 Surabaya Email : dianretnosd@yahoo.com ABSTRAK Perancangan dan pengembangan produk merupakan tahapan untuk pembuatan produk yang efisien dan efektif guna diproduksi dan dijual untuk meraih keuntungan perusahaan. PT. Permata Chandra Surya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perakitan jam dinding. Terdapat proses produksi pengecatan frame jam dinding yang mengalami kesulitan. Pada proses ini perusahaan mengharapkan adanya peningkatan hasil produksi dari biasanya. Namun, proses ini masih dilakukan secara manual oleh pekerja yaitu tangan sebelah kiri memutar media untuk meletakkan frame sedangkan tangan sebelah kanan memegang alat semprot cat. Apabila proses pengecatan telah usai dilakukan maka pekerja dapat mengehentikan media jam dinding tersebut dengan cara tangan sebelah kiri menyentuh media tersebut. Proses ini juga dilakukan dengan posisi yang kurang nyaman sehingga ini menyebabkan pekerja mengalami keluhan kesakitan pada anggota tubuhnya. Selain itu, proses ini merupakan proses yang memiliki resiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja bagi organ tubuh pekerja, khusunya paru-paru. Alat pengecatan frame jam dinding dengan penggerak motor adalah salah satu alat bantu kerja yang dapat diusulkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh sebab itu, alat bantu kerja ini dapat diaplikasikan di perusahaan. I. Pendahuluan Perspektif para penemu menurut Otto.K. & Wood.K. (2001) terhadap perancangan dan pengembangan produk merupakan tahapan untuk pembuatan produk yang efisen dan efektif guna diproduksi dan dijual untuk meraih keuntungan perusahaan. Sedangkan kontribusi perkembangan ergonomi selalu berkaitan antara pengukuran dimensi tubuh manusia dengan media yang digunakan. Proses produksi di bagian pengecatan frame jam dinding yang saat ini menimbulkan permasalahan bagi perusahaan. Perusahaan menginginkan peningkatan hasil produksi (output rate) sebesar 20%. Pekerja berada pada posisi kerja yang kurang nyaman yaitu berdiri sehingga menimbulkan kelelahan bahkan kesakitan, seperti kram atau kesemutan. Selain itu, fasilitas alat kerja yang saat ini disediakan oleh perusahaan pun juga menimbulkan resiko pada keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja dalam jangka panjang yaitu pada organ tubuh pekerja, khususnya paru-paru. Ada beberapa cara untuk mengatasi permasalahan yang terjadi yaitu merancang alat dengan pendekatan ergonomi yang melihat data anthropometri. Data ini nantinya akan digunakan dalam penentuan dimensi produk. II. TINJAUAN PUSTAKA Ergonomi yaitu keilmuan yang multidisiplin, karena disini akan mempelajari banyak pengetahuan dari ilmu kehayatan, ilmu kejiwaan dan kemasyarakatan. Ergonomi berasal dari kata Yunani yaitu Ergo yang berarti kerja dan Nomos yang berarti hukum. Pada prinsipnya disiplin ergonomi akan mempelajari akibat dari jasmani, kejiwaan dan sosial dari teknologi dan produk-produknya terhadap manusia melalui pengetahuan tersebut pada jenjang mikro maupun makro. Ergonomi juga merupakan suatu aturan atau norma dalam suatu sistem kerja. Setiap aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan sebaiknya selalu merujuk pada prinsip-prinsip ergonomi. Hal ini dapat dimengerti karena ergonomi berkenaan pula dengan optimasi, efisiensi, kesehatan, keselamatan dan kenyamanan manusia di tempat kerja. Maksud dan tujuan dari ergonomi adalah mendapatkan suatu pengetahuan yang utuh tentang berbagai permasalahan interaksi manusia dengan teknologi dan beberapa produknya, sehingga dimungkinkan adanya suatu rancangan sistem manusia (teknologi) yang optimal. Selain itu, ergonomi juga akan nampak dalam hal persepsi yang bisa diambil oleh manusia (operator), instrument display (mesin) dan handling operations yang dilaksanakan operator pada saat menangani mekanisme kontrol dari mesin. Disini penelitian ergonomi dapat dilakukan dalam bentuk persepsi visual, bentuk display untuk menampilkan informasi dan rancangan dari mekanisme kontrol mesin itu sendiri.