Available online at: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik
Teknik, 37 (2), 2016, 78-83
doi:10.14710/teknik.v37n2.12647 Copyright © 2016, TEKNIK, p-ISSN 0852-1697, e-ISSN: 2460-9919
Penyisihan Limbah Organik Air Lindi TPA Jatibarang
Menggunakan Koagulasi-Flokulasi Kimia
Arya Rezagama
*
, Mochtar Hadiwidodo, P. Purwono, Nurul Fajri Ramadhani, Mia Yustika
Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,
Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Abstrak
Air lindi yang meresap ke dalam tanah yang berpotensi bercampur dengan air tanah sehingga
menimbulkan pencemaran tanah, air tanah dan air permukaan. Komposisi limbah lindi dari berbagai
TPA berbeda-beda bergantung pada musim, jenis limbah, umur TPA. Proses dalam TPA
menghasilkan molekul organik recalcitrant yang ditunjukkan dengan rendahnya rasio BOD/COD dan
tingginya nilai NH
3
-N. Belum optimalnya pengolahan air lindi di Jatibarang membutuhkan
pretreatment sebagai bentuk upaya alternatif dalam proses pengolahan air lindi sebelum masuk ke
dalam proses aerated lagun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh koagulan kimia
pada penyisihan bahan organik air lindi TPA Jatibarang. Penelitian dilakukan pada bulan April-
Agustus 2016. Karaktersitik air lindi TPA Jatibarang termasuk dalam kategori "moderately stable"
dan lindi muda. Penyisihan bahan organik dengan menggunakan kuagulan kimia FeCl
3
dan Al
2
SO
4
menunjukkan nilai yang cukup signifikan untuk parameter COD, BOD, TSS. Penggunaan dosis
optimal terjadi pada 16 g/L FeCl
3
serta 16 g/L Al
2
SO
4
dapat menurunkan nilai COD sebesar 51% dan
65%, BOD sebesar 50% dan 56%, dan TSS sebesar 24% dan 21%. Perubahan nilai pH akibat
penambahan koagulan berpengaruh positif terhadap tingkat penyisihan, namun memberikan dampak
negatif yaitu buih yang cukup banyak. Penurunan beban organik menguntungkan bagi sistem
pengolahan lindi eksisting TPA Jatibarang.
Kata Kunci: Bahan Organik; Lindi; Koagulasi-flokulasi
Abstract
[Title: Removal of Lindi Water Organic Waste of TPA Jatibarang using Chemical Coagulation-
Floculation] Leachate grounding into the soil that potentially could mix with the groundwater caused
contamination of soil, groundwater and surface water. The composition of waste landfill leachate
from the various location is depending on the season, the type of waste, and landfill age. Process in
the TPA produces recalcitrant organic molecules as indicated by the low ratio of BOD/COD and
NH
3
-N high value. The ineffective treatment of leachate at Jatibarang require a pretreatment as a
form of alternative effort in the processing of leachate prior to entry into the aerated lagoon process.
This study aims to analyze the influence of chemical coagulants on grounding organic material
Jatibarang landfill leachate. The study was conducted in April-August 2016. Jatibarang landfill
leachate characteristics were categorized as "moderately stable" and young leachate. Allowance for
organic materials using chemical coagulants of FeCl
3
and Al
2
SO
4
showed significant values for the
parameters of COD, BOD, and TSS. The use of optimal dose occurs at 16 g/L FeCl
3
and 16 g/L
Al
2
SO
4
which can reduce the COD value by 51% and 65%, BOD by 50% and 56%, and TSS at 24%
and 21%. PH value changes due to the addition of coagulant positive effect on the level of the
allowance, but a negative effect that is quite a lot of froth. The decline in organic load favorable for
existing landfill leachate treatment systems Jatibarang.
Keyword: Organic Materials; Lindi; Coagulation-floculation
1. Pendahuluan
Air lindi yang meresap ke dalam tanah yang
berpotensi bercampur dengan air tanah sehingga
menimbulkan pencemaran tanah, air tanah dan air
permukaan. Hingga kini sebagian besar TPA di
indonesia masih belum mampu mengolah outlet air
lindi sesuai standar baku mutu buangannya. Lindi
tergolong sulit dalam pengolahan limbah secara proses
biologi. Komposisi limbah lindi dari berbagai TPA
berbeda-beda bergantung pada musim, jenis limbah,
umur TPA. Proses dalam TPA menghasilkan molekul
organik recalcitrant yang ditunjukkan dengan
rendahnya rasio BOD/COD dan tingginya nilai NH
3
-N
(Renoua dkk., 2005).
Sedangkan kuantitas lindi bergantung pada
jumlah masuknya air dari luar, terutama air hujan,
disamping dipengaruhi oleh aspek operasional yang
diterapkan seperti aplikasi tanah penutup, kemiringan
---------------------------------------
* Penulis Korespondensi
E-mail: arya_tl@ft.undip.ac.id