Journal of Hospital Management ISSN (Print) : 2615-8337 Vol.3, No.2, September 2020 JOHM Vol.3, No.2, September 2020 383 PENGARUH SIKAP DAN MOTIVASI TERHADAP PENERAPAN PROGRAM PATIENT SAFETY DI RUMAH SAKIT MEKAR SARI Dewi Oktaviani 1 , Rokiah Kusumapradja 2 ,Ratna Indrawati 3 1, Rumah Sakit Mekar Sari 2, 3, Program Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia Jalan Arjuna Utara No. 9 Kebon Jeruk Jakarta Barat Korespondensi E-mail: rokiah.kusumapradja@esaunggul.ac.id Abstract Patient safety has become a global issue that was being hotly discussed throughout the country. The likelihood of accidents in hospitals was much greater than the possibility of an airplane accident, thus proving that Patient safety is a major problem in hospitals all over the world and requires primary attention. To analyze the influence of nurses' attitudes and motivations on the implementation of patient safety programs. This study uses a quantitative approach, survey methods and correlation techniques, the data analysis method used is the multiple linear regression test, the population in this study are nurses who are directly involved in efforts to provide services to patients with a sample of 90 people. The results of this study are attitude variables which have a positive and significant effect on the application of patients safety program at Mekar Sari Hospital. Motivational variables have a negative and insignificant effect on the implementation of the patient safety program at Mekar Sari Hospital. Variables of nurses' attitudes and motivations simultaneously influence the application of patients safety program at Mekar Sari Hospital. suggestions for hospitals Need to be given awards for outstanding nurses and nurses who always implement a patient safety program. As well as periodic / quarterly monitoring and evaluation regarding the implementation of patient safety programs. Keywords: Knowledge about patients safety, attitude, nurse motivation and Patients Safety Program Abstrak Keselamatan pasien telah menjadi isu global yang sedang hangat dibahas di seluruh negara. Angka kemungkinan terjadinya kecelakaan di rumah sakit jauh lebih besar dibanding kemungkinan kecelakaan pesawat terbang sehingga membuktikan Patient safety menjadi masalah besar di rumah sakit seluruh dunia dan memerlukan perhatian utama. Untuk menganalisa pengaruh sikap dan motivasi perawat terhadap penerapan program patients safety. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei dan teknik korelasi, metode analisis data yang digunakan adalah dengan uji regresi linier berganda, populasi pada penelitian ini adalah perawat yang secara langsung terlibat dalam upaya memberikan pelayanan pada pasien dengan jumlah sampel 90 orang. Hasil penelitian ini adalah Variabel sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan program patients safety di Rumah Sakit Mekar Sari. Variabel motivasi berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap penerapan program patient safety di Rumah Sakit Mekar Sari.Variabel sikap dan motivasi perawat berpengaruh secara simultan terhadap penerapan program patients safety di Rumah Sakit Mekar Sari. Saran bagi rumah sakit Perlu diberikan penghargaan bagi Perawat yang berprestasi dan perawat yang selalu menerapkan program patient safety. Serta dilakukannya monitoring dan evaluasi secara berkala/triwulan mengenai pelaksanaan program patient safety. Kata Kunci: Pengetahuan tentang patients safety, Sikap, Motivasi Perawat dan Program Patients Safety PENDAHULUAN Keselamatan pasien telah menjadi isu global yang sedang hangat dibahas di seluruh negara. Adanya kekhawatiran mengenai keselamatan pasien, telah meningkat secara signifikan selama dekade terakhir (Silverstone, 2013). World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kecelakaan di penerbangan adalah 1 : 3 juta (pada tiga juta aktivitas penerbangan terjadi satu accident), Untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit insiden keselamatan yang terjadi yaitu 1 : 300 (dari 300 pasien yang dirawat di rumah sakit satu pasien mengalami accident), Hal ini menggambarkan bahwasanya berpergian menggunakan pesawat terbang 10.000 kali lebih aman di bandingkan dengan tinggal di rumah sakit. Data tersebut menunjukkan bahwa angka kemungkinan terjadinya kecelakaan di rumah sakit jauh lebih