Copyright © 2022 Edumaspul - Jurnal Pendidikan (ISSN 2548-8201 (cetak); (ISSN 2580-0469 (online) Vol. 6 – No. 1, year (2022), page 348-355 | ISSN 2548-8201 (Print) | 2580-0469) (Online) | Teori Filsafat Humanistik Dalam Pembelajaran Matematika Hanter Manik 1 , Agustina C B Sihite 2 , Maria Martha Manao 3 , Suryati Sitepu 4 , Tutiarny Naibaho 5 1 (Magister Pendidikan Matematika, Universitas HKBP Nommensen , Medan). 2 (Magister Pendidikan Matematika, Universitas HKBP Nommensen , Medan). 3 (Magister Pendidikan Matematika, Universitas HKBP Nommensen , Medan). 4 (Magister Pendidikan Matematika, Universitas HKBP Nommensen , Medan). 5 (Magister Pendidikan Matematika, Universitas HKBP Nommensen , Medan). * Corresponding Author. E-mail: 1 hanter.manik7@gmail.com Receive: 19/12/2021 Accepted: 19/02/2022 Published: 01/03/2022 Abstrak Filsafat adalah bidang ilmu yang mengajak manusia untuk berpikir secara mendalam untuk mencari kebenaran. Salah satu ilmu yang sering diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari adalah matematika. Filsafat psikologi humanistik yang dikemukakan oleh filsuf humanis meliputi pandangan tentang hakeket manusia, pandangan tentang kebebasan dan otonomi manusia, konsep diri (self concept), dan diri individu serta aktualisasi diri. Matematika adalah buah pemikiran atau ide-ide yang dihasilkan oleh manusia. Tulisan ini merupakan hasil kajian. Tulisan ini mendiskusikan perkembangan filsafat humanism yang diaplikasikan terhadap pembelajaran matematika. Kata Kunci: Filsafat, Humanistik, Matematika Humanistic Philosophical Theory in Mathematics Learning Abstract (English-Indonesia) Philosophy is a field of science that invites people to think deeply to seek the truth. One of the sciences that is often applied in our daily life is mathematics. The philosophy of humanistic psychology put forward by humanist philosophers includes views on human rights, views on human freedom and autonomy, self-concept, and individual self and self-actualization. Mathematics is the fruit of thoughts or ideas generated by humans. This paper is the result of a study. This paper discusses the development of the philosophy of humanism which is applied to mathematics learning. Keywords: Filsafat, Humanistik, Matematika Pendahuluan Sejak abad ke-13 sampai abad ke -14 terjadi perkembangan filsafat secara keseluruhan di Eropa yang mulai diajarkan di sekolah dan perguruan tinggi hingga muncullah filsafat modern. Yang menjadi dasar aliran baru ini ialah kesadaran atas yang individual yang kongkrit. Zaman filsafat modern telah dimulai, dan kemudian dilanjutkan dengan filsafat abab ke- 20, munculnya berbagai aliran pemikiran, yaitu: Rasionalisme, Emperisme, Kritisisme, Idealisme, Positivisme, Evolusionisme, Materalisme, Neo- Kantianisme, Pragmatisme, Filsafat hidup, Fenomenologi, Eksistensialisme, dan Neo-Thomisme. Setiap aliran pemikiran tersebut dapat dikembangkan melalui teori belajar dimana kita tahu bahwa teori-teori belajar adalah pendukung yang sangat dibutuhkan guna membuat pembelajaran menjadi lebih baik. Membicarakan masalah belajar ialah membicarakan sosok manusia. Secara luas teori belajar selalu dikaitkan psikologi. Dapat diartikan bahwa ada ranah yang harus mendapat perhatian yaitu ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Pada umumnya teori belajar dibagi menjadi empat golongan, yaitu teori belajar keperilakuan (behaviorism), teori belajar kognitivisme, teori belajar humanisme, dan teori belajar sibernetika. Behaviorisme menekankan pada hasil dari proses belajar, kognitif menekankan pada