Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol. 8, No. 3, Agustus 2022 p-ISSN : 2442-9511, e-2656-5862 DOI: 10.36312/jime.v8i2.3613/http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JIME 2097 | Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Berbasis Musik Daerah Pada Senam Aerobik (Amal Fauqi) Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Berbasis Musik Daerah Pada Senam Aerobik Amal Fauqi Program study Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Yapis Dompu Article Info ABSTRAK Article history: Accepted: 8 Agustus 2022 Publish: 8 August 2022 Telah dilakukan Penelitian Pengembangan Perangkat Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif pada materi senam aerobik Berbasis Budaya Lokal “Rawa Mbojo Mantoi” Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL) untuk Mengembangkan Kreativitas Pada Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini Berupaya mengajarkan Mahasiswa untuk dapat mempersiapakan diri menjadi Guru Penjaskesrek mengambil sikap serta melatih kemampuan berpikir kreatif dengan pendekatan pembelajaran berbasis kebutuhan Khusus (ABK). Metode Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri dari beberapa langkah, yakni : a) define, b) desain, c) develop, dan d) diseminasi. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Project Based Learning (PJBL) dengan tahapan: 1) menentukan pertanyaan mendasar, 2) mendesain perencanaan projek, 3) menyusun jadwal, 4) monitoring kemajuan projek, 5) menguji proses dan hasil belajar, 6) evaluasi pengalaman. Adapun Simpulan yang diperoleh dari penilitian ini adalah nilai komulatif dua validator terhadap seluruh komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan skor 3,6. Rincian 4 komponen perangkat yang dinilai antara lain: RPS dengan skor 3,8/ sangat valid, LKM dengan skor 3,3/valid, Buku ajar dengan skor 3,6/valid, Tes KBK dengan skor 3,7/sangat valid. Dengan demikian seluruh komponen perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan layak untuk gunakan dan diujicobakan. Keywords: Adaptive Physical Education Rawa Mbojo Matoi Project Based Learning Creativity Article Info Abstract Article history: Accepted: 8 Agustus 2022 Publish: 8 August 2022 Research has been carried out on the Development of Adaptive Physical Education Learning Devices on the material of Aerobic Gymnastics Based on Local Culture "Rawa Mbojo Mantoi" Using the Project Based Learning (PJBL) Model to Develop Creativity in Students of the Physical Education Study Program STKIP Yapis Dompu. This study seeks to teach students to be able to prepare themselves to become Physical Education Teachers, take an attitude and train creative thinking skills with a special needs-based learning approach (ABK). This research method is development research using a 4-D model consisting of several steps, namely: a) define, b) design, c) develop, and d) dissemination. The learning model used in this research is Project Based Learning (PJBL) with the stages: 1) determining the basic questions, 2) designing project plans, 3) developing schedules, 4) monitoring project progress, 5) testing learning processes and outcomes, 6) experience evaluation. The conclusion obtained from this research is that the cumulative value of the two validators for all components of the learning device developed is in the very valid category with a score of 3.6. Details of the 4 components of the equipment assessed include: RPS with a score of 3.8/very valid, MFI with a score of 3.3/valid, Textbooks with a score of 3.6/valid, KBK test with a score of 3.7/very valid. Thus, all components of the learning tools that have been developed are feasible to use and try out.. This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi- BerbagiSerupa 4.0 Internasional Corresponding Author: Amal Fauqi STKIP Yapis Dompu Email : amalfauqi@gmail.com 1. PENDAHULUAN Pengimplementasian pembelajaran di pendidikan tinggi harus menggunakan pendekatan pembelajaran yang inovatif dalam mentranspormasikan ilmu pengetahuan, baik yang menyangkut teori maupun praktek. Tujuanya adalah agar pembelajaran bermakna, agar prinsip pembelajaran kontekstual dan berpusat pada mahasiswa dapat terjadi. Menurut (Muslich (2009) bahwa kunci