ABDIRA Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023 Halaman 66-76 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Research & Learning in Faculty of Education ISSN: 2798-0847 (Printed); 2798-4591 (Online) Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Babari sebagai Metode Literasi Mimi Suhayati 1 , Yusi Maesuri 2 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1 , Program Studi Islam Interdisipliner 2 Institut PTIQ Jakarta 1 , UIN SMH Banten 2 e-mail: mimisuhayati4@gmail.com 1 , yusi.maesuri11@gmail.com 2 Abstrak Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program BABARI sebagai metode literasi digital kreatif yang ditujukan kepada masyarakat dari tingkat pendidikan sekolah SD, SMP dan SMA yang dilakukan setiap pekan di hari Minggu, dan hasil baca serta review tulisannya akan diterbitkan di website. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar gemar membaca dan tidak tertinggal akan teknologi yang maju. Untuk itu, diprogramkanlah BABARI sebagai bentuk pendampingan literasi digital kepada masyarakat di Kampung Warung Jogjog. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat karena menjadi kebutuhan anak muda untuk menambah wawasan knowledge dan skill dalam bidang membaca dan menulis. Selain itu, diharapkan program ini terus berkembang dan diperlukan adanya donatur dari Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk menambah buku-buku dan peralatan teknologi sebagai tambahan penunjang dalam kegiatan literasi digitalnya. Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat, Literasi Digital Abstract Community empowerment activities through the BABARI program as a creative digital literacy method aimed at the community from the elementary, middle, and high school education levels are carried out once a week, and the results of reading and reviewing their writings will be published on the website. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA). This activity aims to help people to love reading and not be left behind by advanced technology. For this reason, BABARI was programmed as a form of digital literacy assistance to the community in Kampung Warung Jogjog. This activity received a positive response from the community because it became a need for young people to add insight into knowledge and skills in the field of reading and writing. In addition, it is hoped that this program will continue to grow and that donors from the Education Office, Library, and Archives Service are needed to add books and technological equipment as additional support for their digital literacy activities. Kata Kunci: Empowerment, Community, Digital Literacy PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu sistem yang memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan manusia di bumi, karena hal tersebut perlunya tanggung jawab bersama. Diperjelas dengan definisi yang tercantum dalam UU Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) No. 2 tahun 2003 bahwa pendidikan