MAJALAH ILMIAH METHODA Volume 13, Nomor 1, Januari – April 2023: 61-65 | 61 ISSN: 2088-9534 (media cetak) – ISSN: 2656-6931 (media online) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS TANJUNG MORAWA Maestro Bina Utama Simanjuntak * , Ivonne Ruth V. Oishi Situmeang, Rizky Amalia, Angelica Sembiring Depari, Helen Emsita Simbolon, Erleena Priskila Fakultas Kedokteran, Universitas Methodist Indonesia, Medan, Indonesia Email: dr.maestro_7@yahoo.com DOI: https://doi.org/10.46880/methoda.Vol13No1.pp61-65 ABSTRACT In order to reduce infant morbidity and mortality, according to the United Nations Childrens Fund (UNICEF) and the World Health Organization (WHO), it is recommended that infants be fed only breast milk for six months, known as exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding in Indonesia has not been fully successful. Based on the 2016 Indonesian Health Profile, the percentage coverage of exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months was only 54.0%. In North Sumatra Province, exclusive breastfeeding is considered to be lacking. Factors that are thought to influence include maternal age, education level, knowledge level and occupation. So, an observational analytic study was conducted which aimed to see the relationship between the level of maternal knowledge and exclusive breastfeeding. The results showed that there was a significant relationship between maternal knowledge level and maternal education level with exclusive breastfeeding for infants. Keyword: Exclusive Breastfeeding, Knowledge, Mother. ABSTRAK Dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, menurut United Nation Childrens Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO), direkomendasikan bayi hanya diberikan ASI selama enam bulan, yang dikenal dengan ASI eksklusif. Pemberian ASI ekslusif di Indonesia belum berhasil sepenuhnya. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2016, persentase cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0- 6 bulan hanya sebesar 54,0%. Di Provinsi Sumatera Utara, pemberian ASI ekslusif dinilai masih sangat kurang. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi antara lain usia ibu, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan pekerjaan. Sehingga dilakukan penelitian analitik observasional yang bertujuan untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Pengetahuan, Ibu. PENDAHULUAN ASI adalah cairan yang dihasilkan oleh kelenjar payudara ibu selama menyusui, dan ASI memberikan nutrisi yang cukup bagi bayi serta memenuhi kebutuhan mereka secara fisik, sosial, psikologis, dan spiritual (Fadila & Komala, 2018). Rekomendasi dari UNICEF dan WHO menyatakan pentingnya memberikan ASI eksklusif selama enam bulan untuk mengurangi risiko kesakitan dan kematian pada bayi (Inayati, Sumarni, & Jayanti, 2019; Juliani & Arma, 2018). Data menunjukkan bahwa di Indonesia, pemberian ASI eksklusif masih rendah. Menurut