– Vol.01/No.02, Desember 2020 I 153 Journal of Architectural Design and Development e-ISSN: 2745-8784 Vol 01/No. 02, Desember 2020 DOI: 10.37253/jad.v1i2.844 1. Pendahuluan Dalam perkembangan karya arsitektur, konsep semiotika mulai banyak digunakan sejak era konsep arsitektur post-modern dimana para arsitek berkeinginan mengajak masyarakat awam untuk memahami karyanya dengan cara menyampaikan pesan di dalam bentuk bangunan, baik gagasan, ideologi atau pesan yang terbentuk dari elemen-elemen arsitektur bangunannya, sehingga membentuk suatu tanda di dalam bangunannya (interior) maupun di luar bangunannya (eksterior). Semiotika memiliki kaitan yang erat dalam kehidupan manusia , hal ini karena semiotika merupakan ilmu yang mengkaji suatu tanda. Semua yang hadir dalam kehidupan manusia dilihat sebagai tanda, yakni sesuatu yang harus diberi makna. Tujuan dari semiotika adalah memahami kemampuan otak manusia untuk memproduksi dan PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR SEMIOTIKA PADA BANGUNAN MASJID AL – IRSYAD SATYA 1 Eka Fajar Nugraha, 2 Ashadi 1-2 Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta, ekafajarn@gmail.com 1 Informasi Naskah Diterima: 16/09/2020; Disetujui terbit: 29/12/2020; Diterbitkan: 29/12/2020; http://journal.uib.ac.id/index.php/jad ABSTRAK Kajian ini membahas penerapan arsitektur semiotika pada bangunan Masjid. Semiotika dalam arsitektur merupakan bahasa simbol yang memberi dan memahami informasi kepada pengamat lewat bentuk-bentuk dan pesan tertentu. Hal yang melatarbelakangi pentingnya kajian ini adalah proses pemaknaan sebuah bangunan yang ingin di sampaikan, setidaknya akan mampu dihayati oleh masyarakat umum dan pengamat bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan tanda berdasarkan semiotika Peirce: Ikon, Indeks, dan Simbol pada bangunan Masjid Al- Irsyad Satya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengamati fenomena secara lebih rinci tentang keadaan bangunan Masjid Al-Irsyad Satya yang dianggap sebagai tanda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masjid Al-Irsyad Satya termasuk yang menerapkan konsep Arsitektur Semiotika dengan klasifikasi berdasarkan Ikon, Indeks, dan Simbol. Kata Kunci: Ikon, Indeks, Semiotika , Simbol, Tanda ABSTRACT This study discusses the application of semiotic architecture in mosque buildings. Semiotics in architecture is a symbolic language that provides and understands information to observers through certain forms and messages. The background to the importance of this study is the process of interpreting a building that you want to convey, at least it will be able to be lived by the general public and building observers. This study aims to determine how the application of signs based on Peirce's semiotics: Icons, Indices, and Symbols in the building of the Al-Irsyad Satya Mosque. The method used is descriptive qualitative, by observing the phenomenon in more detail about the condition of the Al-Irsyad Satya Mosque building which is considered a sign. The results of this study indicate that the Al-Irsyad Satya Mosque is one of those that applies the concept of semiotic architecture with a classification based on icons, indexes, and symbols. Keywords: icons, indices, semiotics, symbols, signs