J-ICON, Vol. 10 No. 2, Oktober 2022, pp.169~176 169 DOI: 10.35508/jicon.v10i2.7975 ISSN: 2337-7631 (printed) ISSN: 2654-4091 (Online) IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR UNTUK MENDIAGNOSIS TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI Maria Louise L. Muku 1 , Sebastianus A. S. Mola 2 , Meiton Boru 3 , Nelci D. Rumlaklak 4 dan Tiwuk Widyastuti 5 1,2,3,4,5 Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia 1 Email: rietmuku@gmail.com, 2 Email: adimola@staff.undana.ac.id, 3 Email: meitonboru@staff.undana.ac.id, 4 Email: dessyrumlaklak@staf.undana.ac.id, 5 Email: tritiwuk@gmail.com ABSTRAK Tingkat kecemasan mahasiswa saat menyusun skripsi berdampak pada lamanya proses perkuliahan. Jumlah psikolog klinis yang tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa di Nusa Tenggara Timur menyebabkan banyak mahasiswa tidak berkonsultasi dengan psikolog. Sistem pakar untuk mendiagnosis tingkat kecemasan mahasiswa menggunakan metode certainty factor dengan skala HARS untuk 14 kriteria dan 81 gejala akan membantu mahasiswa menganalisis tingkat kecemasannya. Hasil penelitian berdasarkan 300 data siswa diperoleh akurasi hasil pakar dan sistem sebesar 100%, di mana semakin lama masa studi semakin tinggi tingkat kecemasan pada mahasiswa. Kata kunci: Sistem Pakar, Kecemasan, Mahasiswa, Certainty Factor, Hamilton Anxiety Rating Scale. ABSTRACT The level of student anxiety when compiling a thesis impacts the length of the lecture process. The number of clinical psychologists not proportional to the number of students in East Nusa Tenggara causes many students not to consult a psychologist. An expert system for diagnosing student anxiety levels using the certainty factor method with a HARS scale for 14 criteria and 81 symptoms will help students analyze their anxiety levels. The results of the study based on 300 student data obtained that the accuracy of the expert and system results was 100%, where the more extended the study period, the higher the level of anxiety in students. Keywords: Expert System, Anxiety, Students, Certainty Factor, Hamilton Anxiety Rating Scale. 1. PENDAHULUAN Kecemasan adalah bagian dari kondisi hidup [1], sehingga pada waktu-waktu tertentu manusia mengalami kecemasan dalam hidupnya. Kecemasan ditandai dengan perasaan takut, gugup, dan khawatir berkepanjangan yang apabila berlebihan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari [2]. Kesulitan untuk membuat karya tulis ilmiah dan ketersediaan fasilitas penelitian yang terbatas menjadi penyebab utama mahasiswa merasa cemas. Faktor lain yang menyebabkan mahasiswa merasa cemas ialah sulit untuk menentukan judul penelitian, sulit untuk menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan, serta tekanan dari dosen atau orang tua untuk segera menyelsesaikan skripsi. Penelitian [3] menunjukan bahwa dari 55 mahasiswa, 46 diantaranya merasa cemas saat menyusun skripsi. Kecemasan yang berlebihan dapat mengakibatkan sebagian besar mahasiswa sulit untuk berkonsentrasi dalam mengerjakan skripsi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mengetahui tingkat kecemasan yang dialami agar dapat segera diatasi. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengetahui tingkat kecemasan adalah melakukan konsultasi dengan tenaga professional seperti psikiater/psikolog. Namun pada tahun 2022, di Nusa Tenggara Timur hanya ada 10 orang psikiater/psikolog [4]. Sedangkan mahasiswa Universitas Nusa Cendana berjumlah 13.635 orang [5]. Perbandingan yang tidak seimbang antara jumlah psikolog dan banyaknya mahasiswa di Nusa Tenggara Timur menyebabkan pelayanan konsultasi menjadi kurang efektif dan tidak merata. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah sistem yang memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai gangguan kecemasan seperti seorang pakar. Beberapa skala digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan diantaranya Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) [3], Beck Anxiety Inventory (BAI) dalam [6] dan [7], Depression Anxiety Stress Scale 21 (DASS-21) dalam [8] dan [9], Generalized Anxiety Disorder (GAD-7) [10] dan [11], Zung's self-rating anxiety scale (SAS) [12], dan Westside Test Anxiety Scale (WTAS) [13].