Available at https://jtsiskom.undip.ac.id (3 October 2019) DOI:10.14710/jtsiskom.7.4.2019.161-165 Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 7(4), 2019, 161-165 Sistem kendali dan pemantauan penggunaan listrik berbasis IoT menggunakan Wemos dan aplikasi Blynk IoT-Based electricity usage monitoring and controlling system using Wemos and Blynk application Ade Rufaidah Mutmainah, Mardhiya Hayaty *) Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Amikom Yogyakarta Jl. Ring Road Utara-Condong Catur, Yogyakarta, Indonesia Cara sitasi: A. D. Mutmainah and M. Hayaty, "Sistem kendali dan pemantauan penggunaan listrik berbasis IoT menggunakan Wemos dan aplikasi Blynk,” Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, vol. 7, no. 4, pp. 161-165, 2019. doi: 10.14710/jtsiskom.7.4.2019.161-165, [Online]. Abstract – This study aims to apply the Internet of Things (IoT) technology to control electronic devices and monitor the electrical power usage remotely via the Internet. The system was implemented using Wemos D1, ACS712 current sensor, relay, and the Blynk application as the system interface on the smartphone. The system used an average of 0.4-3.3 seconds to respond to commands from the Blynk application via a Wifi connection at a distance of 50- 1000 meters and the device control and power monitoring system can function properly. The system response time was not affected by distance. This system with Wifi access can be an alternative to control devices and monitor their power usage in addition to a longer time of SMS access and shorter range of Bluetooth. Keywords – electricity usage; IoT; control system; power monitoring Abstrak – Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengendalikan alat elektornik dan memantau daya listrik terpakai pada alat tersebut dari jarak jauh melalui Internet. Sistem diimplementasikan menggunakan Wemos D1, sensor arus ACS712, relay, dan aplikasi Blynk sebagai antarmuka sistem di smartphone. Sistem membutuhkan waktu rata-rata 0,4-3,3 detik untuk merespons perintah dari aplikasi Blynk melalui koneksi Wifi pada jarak 50-1000 meter serta sistem kendali dan pemantauan daya listrik dapat berfungsi dengan baik. Lama waktu respons sistem tidak dipengaruhi oleh jarak. Sistem dengan akses Wifi ini menjadi alternatif kendali alat dan pemantauan daya listrik selain akses SMS yang lebih lama dan Bluetooth dengan jangkauan lebih pendek. Kata kunci – penggunaan listrik; IoT; sistem kendali; pemantauan daya I. PENDAHULUAN Listrik merupakan sumber daya yang sangat penting dalam berbagai sektor untuk mendukung sebuah perekonomian negara. Kebutuhan listrik yang sangat besar mendorong berbagai kebijakan dari pemerintah maupun masyarakat untuk melakukan penghematan. Saat ini, listrik menjadi salah satu bagian dari kebutuhan pokok (primer) atau kebutuhan wajib dalam mendukung setiap aktivitas yang dilakukan manusia [1]-[3]. Teknologi smartphone dapat dimanfaatkan untuk menggantikan peran saklar manual sehingga kegiatan pengontrolan alat elektronik bisa dilakukan dari jarak jauh, terutama untuk mewujudkan penghematan energi listrik. Teknologi IoT (Internet of Things) memungkinkan perangkat komputer melakukan kontrol terhadap sistem secara otomatis dimana saja melalui jaringan Internet [4]. Penerapan IoT semakin berkembang, terutama untuk sistem kendali sekaligus pemantauan daya terpakai yang berbasis Android dengan didukung koneksi Wifi seperti dalam [5], yang menggunakan mikrokontroler ATMega328 dan tambahan Wifi shield untuk koneksi Internet. Dalam [6], sistem kendali perangkat listrik dan pemantauan daya menggunakan papan mikrokontroler Arduino yang dihubungkan dengan ethernet shield dan relay agar bisa diakses pada web. Dalam [7], sistem kendali perangkat listrik menggunakan media notifikasi pesan singkat (SMS) dengan format pesan sudah ditentukan. Namun, penerapan teknologi sebelumnya terdapat beberapa kelemahan, di antaranya mikrokontroler ATMega328 tidak fleksibel karena harus menggunakan modul tambahan dalam [5]. Selain itu, penggunaan media pemantauan daya dengan SMS memiliki jumlah text yang terbatas dan berbayar menyebabkan penetrasi SMS berkurang [7] dan penggunaan akses web menggunakan browser kurang efisien dalam [6]. Penelitian ini mengkaji penerapan mikrokontroler Wemos D1 untuk mengembangkan project IoT seperti dalam [8]-[11]. Dalam Wemos sudah terdapat modul komunikasi ESP8266, yaitu sebuah chip embedded Copyright ©2019, JTSiskom, e-ISSN: 2338-0403, p-ISSN: 2620-4002 Submitted: 30 October 2018; Revised: 5 February 2019, 6 May 2019; Accepted: 29 July 2019; Published: 31 October 2019 *) Penulis korespondensi (Mardhiya Hayaty) Email : mardhiya_hayati@amikom.ac.id