JURNAL SIPILKRISNA VOL. 8 NO. 1 APRIL 2022 P-ISSN : 2460-4518 E-ISSN : 0000-0000 FT UNKRIS 79 ANALISIS PENINGKATAN DERMAGA PADA PT BERLIAN MANYAR SEJAHTERA SURABAYA Ahmad Supriyatna*, Sahat Martua Sihombing, Achmad Pahrul Rodji, Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Krisnadwipayana, Indonesia Supriyatnaahmad78@gmail.com Abstrak Fender berfungsi sebagai bantalan yang ditempatkan didepan dermaga, sehingga fender tersebut dapat menahan struktur dermaga dari benturan pada saat kapal melakukan olah gerak untuk bersandar pada dermaga. Kapal yang merapat pada dermaga masih mempunyai kecepatan baik yang digerakkan oleh mesinnya sendiri maupun ditarik oleh kapal tunda (Tugboat). Untuk menghindari kerusakan pada kapal dan dermaga karena benturan maka didepan dermaga dipasang bantalan atau fender yang berfungsi untuk menyerap energi benturan tersebut. Besarnya energi benturan yang disebabkan oleh kapal yang merapat ke dermaga dapat diperoleh dengan menentikan koefisien blok pada kapal, koefisien massa kapal, koefisien eksentrisitas kapal terhadap dermaga, kecepatan merapat kapal dalam arah tegak lurus. Gaya yang diteruskan ke dermaga tegantung pada tipe fender dan defleksi fender yang diijinkan. Ketika kapal membentur fender maka fender tersebut akan mengalami defleksi dan meneruskan gaya benturan ke struktur dermaga. Perencanaan fender ditentukan berdasarkan energi yang diserap akibat benturan kapal.Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana analisa perhtungan ukuran dermaga yang diperlukan untuk satu kapal bongkar muat di Pelabuhan PT. Berlian Manyar Sejahtera; mengetahui ukuran dan kekuatan fender dari jumlah yang diperlukan pada dermaga Pelabuhan PT. Berlian Manyar Sejahtera; mengetahui jumlah fender yang akan dipakai pada peningkatan dermaga PT. Berlian Manyar Sejahtera. Tahapan atau langkah penelitian dari metodologi penelitian dimulai dengan melakukan studi atau literature pendahuluan yang diantaranya meliputi studi pustaka dan identifikasi data. Panjang eksiting dermaga adalah 200 meter, akan ditingkatkan 50 meter sehingga total panjang dermaga adalah 250 meter. Hasil analisis dengan menggunakan 2 contoh kapal - kapal yang sandar pada dermaga PT. Berlian Manyar Sejahtera panjang dermaga yang dibutuhkan untuk melayani kapal- kapal yang sandar adalah 226,8 meter. Dalam perencanaan PT. Berlian Manyar Sejahtera menggunakan fender tipe cone 1200 SCH atau 1200 SPC dengan energi benturan 0,62 tm. Hasil analisis menggunakan fender tipe cone 1300 SPC dengan energi benturan 0,68 tm. Fender tipe cone mempunyai “Pad” yaitu pelindung terhadap karet fender itu sendiri, jadi apabila terjadi benturan kapal yang lebih kuat dari rencana maka pelindung itu yang akan melindungi karet fender dan struktur dermaga. Hasil analisis menggunakan kapal berbobot 56,545 ton dapat digunakan tipe fender sel dengan dimensi OD x ID = 380 x 190 yang mempunyai energi serap 1,20 tm. Gaya yang diserap oleh fender sebesar 16,72 ton. Untuk fender tipe V maka digunakakan tipe KVF 200 HCA yang mempunyai nilai energi diserap sebesar 1,0 tm dan gaya diteruskan sebesar 15,35 tm dengan defleksi sebesar 45%. Jumlah fender yang digunakan untuk kapal dengan bobot 33,193 ton adalah 19,3 unit dan untuk kapal dengan bobot 56,545 ton adalah 20,6 unit maka untuk total panjang dermaga 250 meter maka jumlah fender yang digunakan sebanyak 22,7 unit dibulatkan menjadi 23 unit. . Kata kunci: Energi benturan, Fender, Kapal, Defleksi, Koefisien, Dermaga Abstract The fender functions as a cushion that is placed in front of the pier, so that the fender can withstand the pier structure from impact when the ship is maneuvering to lean on the pier. Ships docked at the pier still have speed either driven by their own engines or pulled by tugboats. To avoid damage to ships and docks due to collisions, a bearing or fender is installed in front of the dock which functions to absorb the impact energy. The amount of impact energy caused by the ship docking to the dock can be obtained by determining the block coefficient on the ship, the ship mass coefficient, the ship's eccentricity coefficient to the dock, and the ship's docking speed in a perpendicular direction. The force transmitted to the pier depends on the type of fender and the allowable deflection of the fender. When the ship hits the fender, the fender will deflect and transmit the impact force to the pier structure. Fender planning is determined based on the energy absorbed due to ship collision. The purpose of this study is to find out how to calculate the size of the pier required for one ship loading and unloading at the Port of PT. Berlian Manyar Sejahtear; knowing the size and strength of the required number of fenders at the Port of PT. Berlian Manyar Sejahtera; find out the number of fenders that will be used in upgrading the PT. Berlian Manyar Sejahtera. The research stages or steps of the research methodology begin with conducting a