Y A S I N Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Volume 2, Nomor 4, Agustus 2022; 615-633 https://ejournal.yasin-alsys.org/index.php/yasin Jurnal Yasin is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License p-ISSN : 2808-2346 e-ISSN : 2808-1854 Terindeks : Moraref, Google Scholar, Base, dan OneSearch. Kajian Pendidikan Vokasi Dan Kompetensi Ketenagakerjaan Yuniarsih Sawaliyah Universitas Gunung Rinjani Yuniarsihsawaliyah19@gmail.com Abstract The background of this study is an issue that is often reported in various mass media about the gap between employment and education. As well as expectations of the industry, parents and education providers. This research is qualitative research of vocational education and employment competencies for SMK graduates. The study based on several facts of employment experience and the performance of graduate job seekers. The fact is that the implementation of vocational education in Indonesia is relatively not met the expectations of the industry,is product oriented and the vocational education curriculum has not been relevant to the needs of the job market. Keywords : Vocational Education, Competence, Labor Abstrak : Latar belakang kajian ini adalah issue yang sering diberitakan dalam berbagai media massa, tentang masih terjadinya kesenjangan antara lapangan kerja dengan dunia pendidikan, seperti harapan pihak industri, orang-tua siswa dan pihak penyelenggara pendidikan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus pada pendidikan vokasi dan kompetensi ketenagakerjaan lulusan SMK. Kajian didasarkan pada beberapa fakta pengalaman penerimaan tenaga kerja dan kinerja lulusan pencari kerja. Faktualnya memang pelaksanaan pendidikan SMK di Indonesia cenderung product oriented dan kurikulum pendidikan selama ini belum relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Kata Kunci: Pendidikan Vokasi, Kompetensi, Tenaga Kerja PENDAHULUAN SMK sebagai salah satu institusi pendidikan diharapkan pengembangannya sejalan dengan harapan DUDI dan kebijakan pemerintah tentang jenis dan jenjang pendidikan menengah atas. Yaitu untuk mempersiapkan tenaga kerja sesuai dengan kompetensi keterampilan yang diharapakan. Pendidikan menurut kebijakan pemerintah lewat MENDIKNAS, harus