PENGARUH TEKNOLOGI DALAM PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA DOSEN PENGAMPUH : Dr.Anita Candra Dewi S.Pd,M.Pd Rizky Ferdian, Nurmiati Nengsih, Uswatun Hasanah, Muh Fauzan Ashari, Adinda Indriyanti. A, Muhammad Resky Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR (UNM) E-mail: rizkyferdiann12@gmail.com E-mail: nengsihnurmiati@gmail.com E-mail: uswatunhasanah140505@gmail.com, E-mail: Muhfauzan0107@gmail.com E-mail: adindaindriyanti@gmail.com E-mail: muhammadresky1604@gmail.com Abstract Indonesian language has evolved from Classical Malay, influenced by Hindu-Buddhist and Islamic cultures. During the pre-7th to 14th-century period, trade and cultural interactions in the Nusantara archipelago enriched the Malay language. In the 20th century, the Indonesian nationalist movement chose Bahasa Indonesia as a symbol of unity and independence. On October 28, 1928, Bahasa Indonesia was officially declared as the national and unifying language. Since then, it has continued to develop as the primary means of communication in Indonesia. In the era of globalization, the influence of technology on the development of Bahasa Indonesia includes changes in communication, learning, and culture. Globalization and the development of information technology have significantly impacted the usage, evolution, and dissemination of the language. The increased digital connectivity has accelerated the process of language interaction and transformed how people learn and use Bahasa Indonesia. Despite challenges such as changes in sentence structure and spelling, technology has also served as a means to preserve and develop Bahasa Indonesia through online platforms, applications, and digital resources. Alongside this, attention is needed to ensure the wise use of technology to maintain the authenticity and diversity of the language in the digital era. Abstrak Bahasa Indonesia berkembang dari bahasa Melayu Klasik, dipengaruhi oleh budaya Hindu-Buddha dan Islam. Selama periode pra-abad ke-7 hingga ke-14, perdagangan dan interaksi budaya di kepulauan Nusantara memperkaya bahasa Melayu. Pada abad ke-20, gerakan nasionalis Indonesia memilih Bahasa Indonesia sebagai lambang persatuan dan kemerdekaan. Pada 28 Oktober 1928, Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa persatuan dan nasional. Sejak itu, bahasa ini terus berkembang sebagai alat komunikasi utama di Indonesia. Dalam era globalisasi, pengaruh teknologi terhadap perkembangan Bahasa Indonesia mencakup perubahan dalam komunikasi, pembelajaran, dan budaya. Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan pada penggunaan, evolusi, dan penyebaran bahasa. Peningkatan konektivitas digital telah mempercepat proses interaksi antarbahasa dan mengubah cara orang belajar dan menggunakan Bahasa Indonesia. Meskipun terdapat tantangan seperti perubahan dalam struktur kalimat dan pengejaan, teknologi juga menjadi sarana untuk melestarikan dan mengembangkan Bahasa Indonesia melalui platform online, aplikasi, dan sumber daya digital. Seiring dengan itu, perlu perhatian terhadap penggunaan teknologi yang bijaksana untuk menjaga keaslian dan keberagaman bahasa dalam era digital. KATA KUNCI : Globalisasi, Teknologi, Bahasa indonesia, Perkembangan