Vol. 5 No. 2 : Hal. 81-86 WICAKSANA, Jurnal Lingkungan & Pembangunan, September 2021 ISSN: 2597-7555 E-ISSN: 2598-987 81 https://doi.org/10.22225/wicaksana.5.2.2021.81-86 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA AUDITOR INTERNAL PEMERINTAH DAERAH PADA BPKP RI PERWAKILAN PROVINSI BALI Erminilda Alvionita Lehot 1 , Luh Kadek Datrini 2 , I.B. Made Putra Manuaba 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa ABSTRAK Pada riset yang sedang saya buat ini menjelasakan tentang judul yang dibuat ini. Yang dimana meneruskan suatu masalah untuk bisa dikaji lebih dalam pada riset yang saya buat ini dimana apakah pemahaman good governance, ketidakjelasan peran, komitmen organisasi, kerahasiaan dan locus of control berpengaruh pada kinerja auditor. Serta pada saat melakukan sebuah riset sudah mencari data untuk bisa diteliti dan untuk dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Dengan menggunakan jenis data yang bisa digunakan pada saat meneliti dengan menggunakan data kuantitatif. Dan pada saat melakukan riset mendapatkan jumlah sampel sebanyak 88 responden yang bisa ditentukan dengan menggunakan jawaban sampel jenuh. Dimana pada saat melakukan penelitian sudah bisa menggunakan teknik analisis data serta data yang digunakan pada riset tersebut yaitu uji instrumen, lalu asumsi klasik, dan terakhir uji hipotesis. Dan dari semua hasil telah mendapatkan jawaban dan kesimpulan bahwa good governance berpengaruh terhadap kinerja auditor. Pada jawaban ketidakjelasan peran tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor. Sedangkan jawaban dari komitmen organisasi juga tidak berpengaruh terhadap kinerja. Dan pada kerahasiaan mendapatkan jawaban adanya pengaruh positif terhadap kinerja. Sedangkan pada locus of control mendapatkan jawaban adanya pengaruh positif terhadap kinerja. Kata kunci: Auditor, Kinerja Auditor, BPKP RI, Good Governance PENDAHULUAN Dalam melakukan sebuah prosesi pada saat melakukan kegiatan dimana memiliki sebuah peranan sosial yang sangat berkaitan dengan tugas dan tanggungjawab, dalam menjalankan profesi ini dimana audior harus bisa menjalankan tugas yang lebih serius dalam melaksanakan sebuah aturan pada profesi dalam melaksanakan tugas serta tanggungjawab. Untuk bisa menciptakan perilaku yang profesional maka auditor harus bisa memiliki sebuah karakteristik yang sangat cukup berat dimana agar bisa mendapatkan kualitas jasa yang sudah dihasilkan. Kualitas yang dihasilkan dapat melalui pemahaman dan komitmen dalam menjalankan sebuah standar yang sudah ditentukan ini. Dengan adanya sebuah tuntutan dari masyarakat untuk bisa menciptakan tatanan yang baik maka dari itu penyelenggara