Analisis Daya Saing Ekspor Produk Kelapa Dalam Kulit Indonesia Dan China Di Pasar Internasional Analysis of Export Competitiveness of Indonesian and Chinese Coconut Shell Products in the Global Market Elsa Agustina, Wulan Dari, Moh.Saddam Ali, Alfian Jodi Pratama ABSTRACT Rantai nilai global meningkatkan daya saing perdagangan produk pertanian dan pangan termasuk kelapa dan produk turunannya seperti minyak kelapa dan kopra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan korelasi daya saing kelapa Indonesia dengan negara-negara eksportir utama lainnya di pasar global. Data panel Trademap dari tahun 2012 hingga 2020 digunakan dan dianalisis dengan Reveal Comparative Advantage (RCA). Hasilnya menunjukkan seluruh produk kelapa Indonesia mempunyai daya saing di pasar global dengan perhitungan RCA >1 maka produk kelapa memiliki daya saing yang tinggi di pasar internasional dan sudah mencapai fase matang. Produk kelapa Indonesia yang memiliki daya saing tertinggi adalah kelapa tempurung bagian dalam. Hasilnya juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki korelasi kompetitif yang kuat dengan China, Malaysia, Hongkong dan pakistan untuk tiga produk kelapa berbeda. PENDAHULUAN Kelapa telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir di berbagai wilayah dunia mulai dari Afrika Barat, Karibia, pesisir Atlantik, pesisir Pasifik hingga Amerika Selatan dan Amerika Tengah sejak lebih dari lima ratus tahun yang lalu (Bourdeix and Prades, 2018). Hal ini dikarenakan kelapa memiliki banyak manfaat pada seluruh bagian tanamannya mulai dari buah, daun, batang hingga akar. Hingga saat ini, kelapa banyak dimanfaatkan baik dalam bentuk primer maupun manufaktur. Produk primer kelapa adalah produk yang masih menunjukkan ciri-ciri buah kelapa sedangkan produk manufaktur kelapa merupakan produk olahan kelapa yang tidak lagi menunjukkan ciri-ciri buah kelapa (Pusdatin, 2017). Contoh produk primer kelapa adalah kelapa parut atau kering (dessicated coconuts, kode Harmonized System (HS) 080111), kelapa di dalam kulit (fresh coconuts in the inner shell "endocarp", kode HS 080112), kelapa segar serta olahannya (fresh coconuts, whether or not shelled or peeled, excluding in the inner shell " endocarp", kode HS 080119) dan kopra (copra, kode HS 120300). Sementara itu, contoh produk manufaktur kelapa adalah minyak kelapa mentah (crude coconut oil, kode HS 15311), minyak kelapa serta turunannya (other coconut oil and its fractions, kode HS 15319), bungkil kelapa (coconut cake, kode HS 230650), arang kelapa (coconut chorcoal, kode HS 440290) dan serat kelapa (coconut fibers, kode HS 530500) (Pusdatin, 2017).