TAMADDUN ||Volume||8||Nomor||2||Hal|| 24-47 ||2023|| ||ISSN (online): 2528-2565|| PENDEKATAN FILOLOGIS DALAM STUDI ISLAM Mohammad Thoriq Aqil Fauzi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia semar127@gmail.com Mohammad Fikri Ramadhani Fauzi Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rakhmatullah Tulungagung, Indonesia dani.arcas11@gmail.com Fauziah Rusmala Dewi Madrasah Ibtidaiyah Naba’ul Ulum Wonosari Ngoro Mojokerto, Indonesia dewizya76@gmail.com Mahmud Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto, Indonesia mahmud@lecturer.uluwiyah.ac.id ABSTRAK Pendekatan filologis dalam studi Islam merupakan salah satu metode yang digunakan memahami ajaran dan tradisi Islam dengan cara sistematis dan metodologis. Konstruksi wahyu perspektif Muhammad Syahrur, diantaranya: 1) Wahyu sebagai proses komunikasi antara Allah dan manusia, 2) Keterkaitan antara wahyu dan konteks sosial-historis, 3) Pentingnya menemukan kontekstual terhadap wahyu, 4) Wahyu sebagai sumber nilai moral dan etika, 5) Pentingnya peran manusia dalam menerima dan mengimplementasikan wahyu, 6) Konstruksi wahyu sebagai proses menemukan dan menafsirkan. Model teks bacaan Al-Qur'an Nasr Hamid Abu Zaid, di antaranya: 1) Penggunaan metode kajian sejarah, 2) Penafsiran kontekstual dan fleksibel, 3) Metode kajian multidisiplin, 4) Penolakan terhadap dogmatisme, pemaksaan interpretasi, dan fanatisme agama 5) Penekanan pada akal dan kajian ilmiah, 6) Penafsiran berdasarkan tujuan dan pesan Al-Qur'an, 7) Penghargaan terhadap keragaman interpretasi, 8) Penekanan pada universalisme Islam. Wansbrough mengembangkan pendekatan metodologis kritis terhadap teks- teks Islam yang berbeda dari pendekatan tradisional. Pandangan Wansbrough tentang Al-Qur’an, tafsir, dan sirah menekankan pentingnya memahami konteks sejarah dan sosial dalam mempelajari teks-teks Islam, serta memahami beragam pemahaman dan interpretasi yang berkembang di dalam Islam. Telaah metodologi sastra Andrew Rippin terhadap Al-Quran, tafsir, dan sirah banyak dipengaruhi oleh metode kritis dan analitis yang dilakukan terhadap teks-teks Islam. Salah satu masalah akademik yang dibahas oleh Abid Al Jabiri adalah tentang pembacaan terhadap tradisi Islam atau Turats. Metodologi Al-Jabiri terdiri dari tiga tahap utama: (1) Analisis teks, (2) Analisis konteks, dan (3) sintesis. Implementasi dari metodologi kritis Al Jabiri dalam memperbaiki pembacaan terhadap Turats adalah dengan membangun diskursus kritis dan reflektif dalam memahami Turats. Keywords: Pendekatan, filologis, studi Islam