MUSTEK ANIM HA Vol. 9 No. 3, Desember 2020 e-ISSN : 2354-7707 p-ISSN 2089-6697 127 PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI PENGISI PADA KOMPOSIT HYBRID DENGAN METODE HAND LAY-UP Mahardi Budi Waluyo 1 , Andi Ard Maidhah 2 1,2 Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan E-mail : marhadibw@borneo.ac.id 1 , ardmaidhah13@gmail.com 2 Abstrak Komposit masih menjadi pilihan utama sebagai material pengganti logam. Komposit juga memainkan peran dominan untuk waktu yang lama dalam berbagai aplikasi maupun dalam kehidupan sehari-hari seringkali menggunakan komposit sebagai pengganti metal. Komposit banyak diaplikasikan disektor otomotif, penerbangan, perkapalan dan lainya. Dengan banyak penggunaan komposit pada perahu seperti sekarang ini juga mendorong peneliti untuk meningkatkan efesiensi penggunaan material penyusun komposit. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi efisiensi dalam penggunaan material pengisi pada penelitian ini. Pertama adalah modifikasi pada matriks. Kedua adalah penambahan serbuk pada komposit berpenguat serat. Jumlah sampah atau limbah pada saat ini meningkat dari hari ke hari seiring dengan meningkatnya populasi dunia. Jika kita melihat lebih dekat, sebagian besar limbah berasal dari barang-barang yang sering kita konsumsi. Limbah cangkang kerang banyak ditemukan Oleh karena itu, peneliti mengusulkan untuk merancang penggunaan kembali limbah yang diaplikasi ke dalam kompsoit berpenguat serat. Komposit juga diusulkan dapat diaplikasikan ke bodi perahu nelayan. Proses manufaktur komposit ini menggunakan hand lay-up. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kekerasan tertinggi berada pada penambahan 5 % berat serbuk sebesar 88,5 Shore D. Kata Kunci: Hand Lay-up, Komposit, Limbah, Serat Kaca. PENDAHULUAN Komposit masih menjadi pilihan utama sebagai material pengganti logam. Komposit polimer berpenguat serat (Fiber Reinforced Polymer Composite) banyak diaplikasikan pada otomotif, perkapalan dan bidang lainnya. (Mohan,2018) Pada umumnya bahan komposit adalah kombinasi antara dua atau lebih dari tiga bahan yang memiliki sejumlah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh masing-masing komponennya. Karakteristik material penyusun komposit polymer akan mempengaruhi kinerja dari komposit yang dibuat. Penambahan material inert atau pengisi (filler) dilakukan untuk meningkatkan sifat mekanik komposit polimer. Pengisi yang umumnya digunakan adalah serat sintetis, serat alam, serbuk silika dan masih banyak lagi. Masih sering dijumpai komposit berpenguat serat mempunyai umur pakai yang relative tidak panjang, sehingga penambahan filler dengan jenis yang berbeda mulai banyak di teliti. Kombinasi penambahan filler yang berbeda mulai dari serat sintetis dan serat alami, mau pun kombinasi serat dengan partikel. Komposit jenis ini bisa disebut komposit hybrid. Komposit polimer berpenguat serat kaca banyak digunakan sebagai material pengganti yang diaplikasikan pada bidang maritim karena berat jenis yang ringan dan sifat mekanik yang baik. Terutama pada perahu nelayan yang berukuran kecil banyak terbuat dari komposit sebagai pengganti kayu. Dengan banyak penggunaan komposit pada perahu seperti sekarang ini juga mendorong peneliti untuk meningkatkan efesiensi penggunaan material penyusun komposit. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi efisiensi dalam penggunaan material pengisi pada penelitian ini. Pertama adalah modifikasi pada matriks. Kedua adalah penambahan serbuk pada komposit berpenguat serat. Jumlah sampah atau limbah pada saat ini meningkat dari hari ke hari seiring dengan