52 Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 Edition: November 2019 April 2020 http://ejournal.delihusada.ac.id/index.php/JIKM Received: 01 April 2020 Revised: 25 April 2020 Accepted: 30 April 2020 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES KERJA PADA KARYAWAN Maximilianus Dasril Samura, Finency Sitompul Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua e-mail : coknasamura@gmail.com Abstract: Stress due to work is a physical and emotional disturbance as a result of a mismatch between the capacity, resources or needs of workers who come from the work environment. Research conducted by Utami (2017), there were 54.1% of workers experiencing heavy work stress and 45,9% of workers experiencing mild work stress. Stress management is very important so that workers do not experience heavy work stress. This research design uses Cross Sectional. The study population numbered 264 people and the study sample numbered 73 people. The sampling technique is to use Simple Random Sampling. Data analysis was performed univariate, bivariate and multivariate (Logistic Regression). Based on the chi square test, the factors that influence work stress are abilities that are not used, interpersonal relationships, job uncertainty and factors that are not affecting work stress are age, work period, social support. The results showed that there were 3 candidates who entered into multivariate analysis modeling, namely the ability not used, interpersonal relationships, and job uncertainty. While the most dominant or influential factor with work stress is interpersonal relationships. Researchers suggest that the company and employees implement effective communication to avoid conflict so that interpersonal relationships will be better. Keyword: Work Stres, Stress, worker. PENDAHULUAN Persaingan dan tuntutan dalam dunia kerja saat ini, khusunya dalam hal profesionalitas yang tinggi akan memberikan banyaknya tekanan yang harus dihadapi oleh individu. Banyaknya tekanan yang dihadapi ini akan menimbulkan adanya kecemasan tersendiri bagi individu tersebut. Tekanan yang dialami dapat berasal dari lingkungan kerja, lingkungan keluarga dan lingkungan sosial. Kecemasan ini akan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi karyawan seperti gangguan kesehatan fisik dan mental (Adzim, 2015). Kecemasan yang berlebihan ini disebut stres. Stres adalah suatu keadaan ketegangan yang dapat mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang dimana ia terpaksa memberikan tanggapan melebihi kemampuan penyesuaian dirinya terhadap suatu tuntutan lingkungan. Besar kecilnya stres yang dialami tergantung pada respon yang diberikan oleh dirinya sendiri, bahkan tidak jarang stress dianggap sebagai sesuatu yang dapat mengancam dirinya dan lingkungannya (Wijono, 2010). Biasanya seseorang yang terkena stres cenderung tidak menyadari terhadap apa yang sedang dialaminya. Kebanyakan setiap orang merasakan bahwa stress sudah menjadi masalah yang sangat umum diketahui, akan