35 JURNAL IPTEK MEDIA KOMUNIKASI TEKNOLOGI homepage URL : ejurnal.itats.ac.id/index.php/iptek Komputasi Penentuan Kualitas Pada Serat optik Berdasarkan Rugi Daya Dengan Gaussian Naïve Bayes Menggunakan Teknologi CUDA Danang Haryo Sulaksono 1 dan Aslam Chitami Priawan Siregar 2 Jurusan Teknik Informatika, FTIF, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 1,2 INFORMASI ARTIKEL ABSTRACT Jurnal IPTEK – Volume 22 Nomer 2, Desember 2018 Halaman: 35 – 42 Tanggal Terbit : 20 Desember 2018 DOI: 10.31284/j.iptek.2018 .v22i2.322 Power loss is one aspect that can determine the quality of an optical fiber. In this study, SMS-based power losses are classified based on changes from the value of power losses based on shifts and divided into three classes: good, average, and bad. The division of this class is based on the magnitude of changes in each value on the optical fiber. In this classification, ten shift variables are used between 0–450 μm with a shift interval of 50 μm. This study uses optical fiber with a diameter of 5.5 cm. This study uses the Naïve Bayes Gaussian method to classify the existing power loss training data. The computational process of data classification in this study uses CUDA technology, a computing parallelization platform between the CPU and GPU. Classification results still show values below 50%, with a value of 42.86% so that the boosting method is still needed for pre-processing to get data values that are not imbalanced, while for CUDA markers itself shows very fast computational values between 600–1,000 ms. Kata kunci: Fiber optic; Power loss; Gaussian Naïve Bayes; CUDA; Shifting EMAIL ABSTRAK danang_h_s@itats.ac.id aslam.chitami@itats.ac.id Rugi daya adalah salah satu aspek yang dapat menentukan kualitas dari sebuah serat optik. Dalam penelitian ini, rugi pada serat optik diklasifikasikan berdasarkan perubahan nilai dari rugi daya berdasarkan pergeseran dan dibagi menjadi tiga kelas: bagus, sedang, dan jelek. Pembagian kelas ini berdasarkan besaran perubahan pada setiap nilai pada serat optik. Dalam klasifikasi ini juga digunakan sepuluh variabel pergeseran antara 0–450 μm dengan interval pergeseran sebesar 50 μm. Penelitian ini menggunakan serat optik dengan diameter 5,5 cm. Penelitian ini menggunakan metode Gaussian Naïve Bayes untuk melakukan klasifikasi terhadap data training rugi daya yang ada. Proses komputasi pada klasifikasi data dalam penelitian ini menggunakan teknologi CUDA, sebuah platform paralelisasi komputasi antara CPU dan GPU. Nilai hasil klasifikasi masih menunjukkan nilai di bawah 50%, yaitu dengan nilai 42,86%. Sehingga, masih dibutuhkan metode boosting untuk pre-processing guna mendapatkan nilai data yang tidak imbalance sedangkan hasil benchmark CUDA sendiri menunjukkan nilai rentang komputasi yang sangat cepat, antara 600–1.000 ms. Kata kunci: Serat optik; Rugi daya; Gaussian Naïve Bayes; Cuda; Pergeseran PENERBIT LPPM- Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Alamat: Jl. Arief Rachman Hakim No.100,Surabaya 60117, Telp/Fax: 031-5997244 Jurnal IPTEK by LPPM- ITATS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. PENDAHULUAN Sebuah serat optik adalah sebuah fiber yang fleksibel, transparan, dan dibuat dengan membuat diameter material kaca (bahan silika) atau plastik menjadi lebih kecil dari rambut manusia. Ada beberapa jenis serat optik, salah satunya adalah yang strukturnya mempunyai dua fiber single mode (SM) yang secara aksial disambungkan pada ujung dari sebuah inti parabolic multimode (MM) serat optik. Serat optik dengan struktur ini disebut juga dengan SMS (single