* Nurhadi Siswanto, Staf Pengajar Program Studi Kriya Seni, Jurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta 83 AJARAN MORAL KERIS JAWA Nurhadi Siswanto *) ABSTRACK Java is so exotic. Java is beautiful. Being a Javanese as well as being any ethnicity, is not a curse but a gift from God. Cultural values and wisdom not just tales of the parents alone, but it is a fact. One thing that is quite interesting to examine the Javanese is the existence of an heirloom called "keris". Keris has a long background history for the Javanese community. Keris, in the past was made with full of philosophy, made with a hope, desire, or even an ideal of the- buyer so that the keris as a final product reflects and represents all things non-objects of the buyer. in Javanese keris contains many values and moral teachings. The values implicit in Javanese keris, include : (1) the doctrine of religiousity and awareness of the limitations of human power (2) subjects to be always humble an not arrogant (3) theaching to always live in harmoni with nature (4) the doctrine for living in harmony with fellow human, and (5) the doctrine of dynamism in life. Keywords: Teachings , Keris , Java ABSTRAK Jawa itu sangat eksotis. Jawa itu indah. Menjadi Jawa serta menjadi etnis manapun, bukanlah kutukan tapi hadiah dari Tuhan. Nilai-nilai budaya dan kearifan bukan hanya cerita orang tua saja, tapi itu adalah fakta. Satu hal yang cukup menarik untuk memeriksa orang Jawa adalah adanya pusaka yang disebut "keris". Keris memiliki latar belakang sejarah yang panjang bagi masyarakat Jawa. Keris, di masa lalu itu dibuat dengan penuh filsafat, dibuat dengan harapan, keinginan, atau bahkan ideal-pembeli sehingga keris sebagai produk akhir mencerminkan dan mewakili semua hal-hal non- benda pembeli. dalam keris Jawa mengandung banyak nilai-nilai dan ajaran moral. Nilai-nilai yang tersirat dalam keris Jawa, meliputi: (1) doktrin religiusitas dan kesadaran akan keterbatasan daya manusia (2) pelajaran untuk selalu rendah hati yang tidak sombong (3) theaching untuk selalu hidup dalam harmoni dengan alam (4) doktrin untuk hidup harmonis dengan sesama manusia, dan (5) ajaran tentang dinamika dalam kehidupan. Kata kunci: Ajaran, Keris, Jawa PENDAHULUAN Jawa memang eksotik. Jawa itu indah. Menjadi orang Jawa sebagaimana menjadi orang dari etnis manapun, bukanlah suatu kutukan, melainkan sebuah anugrah dari Tuhan. Nilai dan budaya kearifannya bukan sekedar dongengan orang-orang tua belaka, tetapi merupakan sebuah fakta. Fakta yang hingga saat ini