Artikel Pendidikan Agama Islam 1 Pola Pikir Manusia Terhadap Kepercayaan Agama Dan Tentang Keberadaan Tuhan Moh. Taufik Wirajaya 1 , Novianty Djafri 2 Pendidikan Matematika, Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia, 96112 Email: mohtaufikwirajaya@gmail.com Abstract. Logic and science are two things that cannot be separated. Both of them will continue to work and produce useful works. Humans are knowledgeable creatures, creatures other than humans also have knowledge, but this knowledge is static from ancient times until now, while human knowledge is dynamic and continues to develop from time to time, the knowledge that humans have cannot be separated from the role of God, because God has equip humans with reason and reason. The method used in writing this article is a systematic literature review. Library research is a method that does not require researchers to go directly into the field, but rather to search for data through scientific papers, such as journals, books, articles, etc. Keywords: Humans, Beliefs, Religion and God Abstrak. Logika dan ilmu adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya akan terus bekerja dan menghasilkan sebuah karya-karya yang bermanfaat. Manusia merupakan makhluk yang berpengetahuan, makhluk selain manusia, juga mempunyai pengetahuan akan tetapi pengetahuan tersebut bersifat statis mulai sejak zaman purba sampai sekarang, sedangkan pengetahuan manusia bersifat dinamis terus berkembang dari zaman kezaman, pengetahuan yang dimiliki manusia tidak lepas dari peran Tuhan, karena Tuhan telah membekali manusia berupa akal dan rasio. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah systematic literature review. Penelitian kepustakaan adalah sebuah metode yang tidak mengharuskan peneliti terjun langsung ke lapangan, melainkan mencaridatanya melalui karya-karya tulis ilmiah, seperti jurnal, buku,artikel,dan lain-lain. Kata kunci: Manusia, Kepercayaan, Agama dan Tuhan PENDAHULUAN Problematika ketuhanan merupakan problem universal yang selalu ada dalam babakan sejarah manusia, sehingga problema ketuhanan tetap dianggap sebagai tema pokok dalam sejarah filsafat. Masalah Tuhan berada pada tingkat pertama spekulasi filosofis. Relasi Tuhan dengan manusia maupun alam merupakan fenomena baru masyarakat modern dalam memahami Tuhan, sehingga pendekatan