Jurnal Sain Veteriner, Vol. 40. No. 3. Desember 2022, Hal. 298-306 DOI : 10.22146/jsv.71162 ISSN 0126-0421 (Print), ISSN 2407-3733 (Online) Tersedia online di https://jurnal.ugm.ac.id/jsv 298 Kontaminasi Escherichia coli O157:H7 Pada Daging Ayam di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang Escherichia coli O157:H7 Contamination in Chicken Meat at Traditional Markets in Pangkalpinang City Ahmad Nurhakim 1 *, Denny Widaya Lukman 2 , Herwin Pisestyani 2 1 Sekolah Pascasarjana, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor 2 Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor *Email: danhaz6anh@yahoo.com Diterima: 13 Desember 2021, direvisi: 25 Mei 2022, disetujui: 14 Juni 2022 Abstract The objective of this study was to determine the presence of E. coli O157:H7 and to analyze the association between factors and the occurrence of E. coli in chicken meat sold at Kaget Market, Pagi Market, and Pembangunan Market in Pangkalpinang City. A total of 30 chicken meat samples were collected proportionally using simple random sampling. A cross-sectional method was used for this study. The testing for E. coli was based on SNI 2897:2008 on the test method for microbial contamination in meat, eggs and milk and their processed products. The E. coli O157 was confrmed with O157 latex agglutination test and H7 antiserum test. The data were analyzed using a descriptive test and risk factors were analyzed using chi-square and odds ratio. The results showed that E. coli O157:H7 was found in 2 of 30 samples (6,7%) isolated from Traditional Market with MPN values of 1100 and >1100 MPN/g. The signifcant risk factors (P<0,005) for the presence of E. coli were traders older than 45 years, kiosk distance of less than 5 meters from the highway, and washing hands using unclean water. The presence of E. coli O157:H7 poses a risk to consumer health. Key words: chicken meat; E. coli O157:H7; risk factor Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan E. coli O157:H7 dan menganalisis hubungan faktor-faktor dengan kejadian E. coli pada daging ayam yang dijual di Pasar Kaget, Pasar Pagi, dan Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang. Sampel daging ayam diambil sebanyak 30 sampel secara proporsional menggunakan simple random sampling. Metode cross sectional digunakan untuk penelitian ini. Pengujian E.coli berdasarkan SNI 2897:2008 tentang Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur, dan Susu serta Hasil Olahannya. E. coli O157 dikonfrmasi dengan uji aglutinasi lateks O157 dan uji antiserum H7. Analisa data menggunakan uji deskriptif dan analisa faktor risiko menggunakan chi-square dan odds ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E. coli O157:H7 ditemukan pada 2 dari 30 sampel (6,7%) yang diisolasi dari Pasar Tradisional dengan nilai MPN 1100 dan >1100 MPN/g. Faktor risiko yang signifkan (P<0,005) terhadap keberadaan E.coli adalah pedagang yang berumur lebih dari 45 tahun, jarak kios kurang dari 5 m dari jalan raya, dan cuci tangan menggunakan air yang tidak bersih. Kehadiran E. coli O157:H7 menimbulkan risiko bagi kesehatan konsumen. Kata kunci : daging ayam; E. coli O157:H7; faktor risiko