Volume 6, Nomor 2, Agustus 2022 ISSN 2623-1581 (Online) ISSN 2623-1573 (Print) PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat Page 1956 INTERVENSI KEPATUHAN PASIEN PROLANIS DIABETES MELITUS TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FASILITAS KESEHATAN PRIMER KOTA PALU Amelia Rumi 1 , Ririen Hardani 2 , Nabila Khatliyah 3 Jurusan Farmasi , Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam , Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah nabilakhatliyah@gmail.com 1 ameliarumi.rumi@yahoo.co.id 2 ABSTRACT Most of DM sufferers said that they drop out of drug therapy due to lack of self-motivation, lack of patient discipline to undergo drug therapy. The era of the COVID-19 pandemic has made it difficult for DM patients to get medication and information from medical personnel, they even ignoring their diet. This study aims to determine compliance interventions and DM patients life quality during the Covid- 19 pandemic and the correlation between adherence interventions to DM life patients quality during the Covid-19 pandemic. This study tempts to apply a pre-experimental as a core method of one group type pre-test-post-test. Several methods were taken to collect the data that is used throughout this study. e.g. MMAS-8 compliance questionnaire as well as Wilxocon test for the patient compliance data, DQOL quality of life questionnaire as well as T-test for tbe patients life quality data and so on. The results of processing compliance data on patient compliance using the Wilcoxon test got a feasible result of 0.000 < 0.05, the results of processing patient quality of life data using the t-test got a feasible result of 0.00 < 0.05 and the results of patient compliance and The quality of life of patients using the Spearman rank correlation test got a correlation of 0.693. The conclusion of this study is that there is a significant difference before and after the intervention is given, which means that giving the intervention can affect the patient's compliance as well as the life quality and within the occurrence of a significant correlation in this study, the more patient adherences is increased, the better life quality can be gained. Keywords : Compliance, Diabetes Mellitus, Intervention, Quality of Life ABSTRAK Sebagian besar penderita DM mengatakan putus terapi obat dikarenakan diantaranya kurangnya motivasi diri sendiri, kurang disiplinnya pasien menjalani terapi obat. Era pandemi covid-19 membuat pasien DM kesulitan mendapat obat dan kurang informasi dari tenaga medis, bahkan tidak memperhatikan pola makanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui intervensi kepatuhan dan kualitas hidup pasien DM di masa pandemic Covid-19 dan mengetahui korelasi antara intervensi kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien DM selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental design tipe one group pre test-post test. Untuk mengetahui kepatuhan pasien menggunakan kuesioner kepatuhan MMAS-8 dan menggunakan uji Wilcoxon, untuk mengetahui kualitas hidup pasien menggunakan kuesioner kualitas hidup DQOL dan menggunakan uji T-test, untuk mengetahui korelasi kepatuhan dan kualitas hidup pasien menggunakan uji spearman rank coleration. Hasil dari pengolahan data kepatuhan pasien dengan menggunakan uji wilcoxon mendapatkan hasil bernilai 0.000 < 0.05, hasil dari pengolahan data kualitas hidup pasien dengan menggunakan uji t-test mendapatkan hasil bernilai 0,00 < 0,05 dan hasil dari korelasi kepatuhan pasien dan kualitas hidup pasien dengan menggunakan uji spearman rank coleration mendapatkan hasil korelasi sebesar 0,693. Kesimpulan dari penelitian ini adanya perbedaan yang signifikan sebelum diberikan dan sesudah diberikan intervensi yang artinya dengan pemberian intervensi dapat mempengaruhi kepatuhan dan kualitas hidup pasien dan terdapat korelasi yang signifikan bahwa semakin meningkat kepatuhan pasien maka kualitas hidup pasien semakin baik. Kata kunci : Diabetes melitus, Intervensi, Kepatuhan, Kualitas Hidup. PENDAHULUAN Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis termasuk heterogen dengan manifestasinya yaitu berupa hilangnya toleransi karbohidrat. DM juga merupakan