https://doi.org/10.30598/bakira.2022.3.2.75-82 Vol.3 No. 2 Desember 2022 | BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 75 SOSIALISASI DAN PENANAMAN DALAM RANGKA REHABILITASI HUTAN PANTAI BERSAMA MASYARAKAT DI DESA HATUSUA KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT SOCIALIZATION AND PLANTING IN THE FRAMEWORK OF BEACH FOREST REHABILITATION WITH THE COMMUNITY IN HATUSUA VILLAGE, KAIRATU DISTRICT, WEST SERAM REGENCY. Andjela Sahupala 1 *, Yulianus D. Komul 2 , Irwanto Irwanto 3 , Fanny Soselisa 4 , Lesly Latupapua 5 , Fredy Hendry Louhenapessy 6 1,2,3,4,5, Program Studi Kehutanan, Universitas Pattimura, Ambon. 6 Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Pattimura, Ambon. *Penulis Korespondensi: Email: ansahupala@gmail.com ABSTRAK Tujuan kegiatan penanaman vegetasi pantai di Desa Hatusua untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang rusak serta mendukung pemulihan ekosistem pesisir. Kegiatan rehabilitasi hutan Pantai dilaksanakan dalam 2 Tahapan yaitu: Tahap Pertama; Sosialisasi, pelatihan dan pendampingan bagi kelompok tani dan Tahap kedua adalah penanaman pada areal rehabilitasi yang telah ditentukan. Jenis-jenis yang digunakan dalam rehabilitasi Hutan Pantai adalah: Ketapang (Terminalia catappa), Hutung (Barringtonia asiatica) dan Bintangur Pantai (Calophyllum inophyllum). Sosialisasi, Pelatihan dan Pendampingan Kelompok Tani dan Masyarakat dilaksanakan oleh staf dosen Jurusan Kehutanan Universitas Pattimura untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir dalam melakukan rehabilitasi hutan pantai. Kegiatan penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh pihak akademisi, pemerintah desa dan masyarakat. Peran serta semua pihak perlu ditingkatkan dalam kegiatan pemeliharaan jenis pohon yang ditanam agar tanaman dapat bertumbuh dengan baik di lapangan. Selain itu perlu kerjasama dalam memantau berbagai praktek masyarakat yang merusak, berdampak negatif terhadap kelestarian hutan pantai Desa Hatusua. Kata kunci: Pendampingan, Rehabilitasi, Hutan Pantai, Pesisir, Masyarakat Desa Hatusua. ABSTRACT The aim of planting coastal vegetation in Hatusua Village is to rehabilitate damaged environmental conditions and support the recovery of coastal ecosystems. Beach forest rehabilitation activities are carried out in 2 stages, namely: First Stage; Socialization, training and assistance for farmer groups and the second stage is planting in the designated rehabilitation area. The species used in coastal forest rehabilitation are: Ketapang (Terminalia catappa), Hutung (Barringtonia asiatica) and Bintangur Pantai (Calophyllum inophyllum). Socialization, Training and Assistance of Farmers and Community Groups is carried out by the lecturer staff of the Department of Forestry, University of Pattimura to increase the knowledge and skills of coastal communities in carrying out beach forest rehabilitation. Planting activities are carried out jointly by academics, village government and the community. The participation of all parties needs to be increased in maintenance of tree species planted so that the plants can grow well in the field. In addition, cooperation is needed in monitoring various destructive community practices, which have a negative impact on the preservation of the beach forest of Hatusua Village. Keywords: Assistance, Rehabilitation, Beach Forest, Coastal, Hatusua Village Community. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara dengan garis pantai terluas di Asia Tenggara (81.000 km). Di sepanjang pantai tersebut ditumbuhi oleh berbagai vegetasi, salah satunya adalah vegetasi hutan pantai. Istilah hutan pantai pertama kali disebutkan oleh Whiteford (1911) dalam Tuheteru dan Mahfuds (2012) sebagai salah satu tipe hutan. Kondisi hutan pantai umumnya berbentuk substrat pasir serta ditemukan beberapa jenis tumbuhan pioneer. Umumnya lebar hutan pantai tidak lebih dari