Jurnal Ilmiah ISLAM FUTURA
Vol. 23. No. 1, February 2023, 1-19
* Corresponding author, email: abdulmunimamaly@staidaf.ac.id
Citation: Jamaly, Abdul Mun’im, Yayan Herdiana, Uus Ruswandi, and Bambang Syamsul Arifin.
“THE NECESSITY AND REALITY OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN
SCHOOLS.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 23, no. 1 (2023): 1–19.
10.22373/jiif.v23i1.13190
©Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. All rights reserved.
THE NECESSITY AND REALITY OF ISLAMIC RELIGIOUS
EDUCATION IN SCHOOLS
Abdul Mun’im Amaly
Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Falah Bandung Barat, Indonesia
abdulmunimamaly@staidaf.ac.id
Yayan Herdiana
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
herdianayayan70@gmail.com
Uus Ruswandi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
uusruswandi@uinsgd.ac.id
Bambang Syamsul Arifin
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
bambangsamsularifin@uinsgd.ac.id
Abstract
Currently, Islamic religious education (PAI) is experiencing various obstacles due to
various factors, and is considered unable to achieve the expected goals of PAI itself,
so many criticisms are directed at PAI, this study aims to reveal what is criticized by
PAI itself, and what steps should be taken to improve existing constraints, using a
qualitative approach and literature study methods the researcher collects from
various reliable sources about the problems that occur concerning PAI, the results
of this study indicate that the spotlight and criticism of PAI include several aspects,
namely PAI learning process is less than optimal, incompetent educators, students
who are not pro-active, monotonous learning methods, less varied learning media,
and incomplete learning evaluations. These aspects cannot be implemented
optimally so that PAI experiences obstacles and setbacks, therefore the improvement
and strengthening of these aspects need to be studied to solve problems that occur in
PAI.
Keywords: Highlights; Improvement; Islamic Religious Education
Abstrak
Saat ini pendidikan agama Islam (PAI) mengalami berbagai kendala karena
berbagai faktor, an dianggap tidak bisa mencapai tujuan yang diharapkan dari PAI
itu sendiri, sehingga banyak kritik yang ditujukan terhadap PAI, penelitian ini
bertujuan untuk mengungkap apa saja yang dikritisi dari PAI itu sendiri, dan
langkah apa yang harus dilakukan untuk memberbaiki kendala yang ada, dengan
menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur peneliti
mengumpulkan dari berbagai sumber terpercaya tentang masalah yang terjadi
berkenaan dengan PAI, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sorotan dan
kritik terhadap PAI meliputi beberapa aspek, yaitu proses pembelajaran PAI yang
kurang maksimal, pendidik yang kurang berkompeten, peserta didik yang tidak pro