126 | BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Volume 2 Nomor 2, 2018 Journal homepage : http://journal2.um.ac.id/index.php/basindo KESALAHAN SEMANTIK DALAM TUTURAN MAHASISWA ASAL THAILAND Emy Rizta Kusma * Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Received: 27 Februari 2018 Accepted: 30 May 2018 Published: 15 Nov 2018 Keyword: generalisasi berlebih, tuturan, mahasiswa Thailand, pembelajaran BIPA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan semantik yang ada dalam tuturan mahasiswa asal Thailand dalam mempelajari Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Indonesia. Kesalahan semantik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kesalahan generalisasi berlebih dalam tuturan mahasiswa asal Thailand. Untuk memperjelas kesalahan generalisasi tersebut, maka dipaparkan juga faktor-faktor penyebab generalisasi berlebih pada tuturan mahasiswa asal Thailand. Bahasa selalu berkembang mengikuti arus mobilitas dunia. Perkembangan tersebut tentunya memberikan dampak bagi perkembangan bahasa yang digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu. Salah satu dampak dari pengaruh perkembangan bahasa adalah berkembangannya penggunaan dan pengajaran bahasa di dunia. Pengaruh tersebut juga dialami oleh Indonesia. Para pemelajar asing mulai tertarik untuk mempelajari bahasa Indonesia. Selain tertarik belajar bahasa Indonesia, pemelajar asing juga tertarik dengan sektor-sektor lain yang ada di Indonesia seperti kebudayaan, pariwisata, kesehatan, ekonomi, sosial, dan politik. Akibat banyaknya minat para pembelajar asing untuk belajar bahasa Indonesia, maka banyak pula penyelenggara program-program pembelajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Salah satu penyelenggara program BIPA di Indonesia adalah Universitas Negeri Malang (UM). Pelajar yang datang ke UM berasal dari berbagai negara, yakni Thailand, Myanmar, Korea, serta Amerika. Pemelajar asing tersebut memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam mempelajari bahasa Indonesia, mulai dari tujuan umum, seperti ingin menguasai lebih dari satu bahasa, hingga tujuan khusus seperti berkaitan dengan pekerjaan (Maharani & Astuti, 2018). Pemelajar asing menganggap bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua yang baru saja atau akan mereka pelajari baik dalam bentuk lisan maupun tulis. Dalam mempelajari bahasa, tentunya seseorang tidak akan langsung dapat menguasai bahasa kedua atau bahasa sasaran yang dipelajarinya. Belajar bahasa kedua pada hakikatnya adalah mempelajari hal baru, sehingga seseorang perlu memperbanyak latihan-latihan kosakata untuk memperbanyak penyimpanan kosakata di otak sebagai bekal mereka berkomunikasi baik secara lisan maupun tulis. * Corresponding author. E-mail addresses: emy.kusuma01@gmail.com (Emy Rizta Kusma) ISSN : 2579-3799 (Online) - BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/BY/4.0/).