60 | Page JURNAL AKUNTANSI ( JA) VOL. 2, NO. 2, APRIL 2015 Hal. 60 s/ d 71 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG ANALISA LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT UKUR DALAM MENILAI KINERJA USAHA CV. KARUNIA SEJAHTERA KOTA KUPANG Tatu Kurniawati 1) , Gasim 2) , Fauziah Lamaya 2) 1) Alumni Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Kupang 2) Dosen Tetap Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Kupang ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui analisa laporan keuangan yang dilakukan dalam menilai kinerja CV. Karunia Sejahtera Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari wawancara, observasi serta studi dokumen. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis rasio keuangan. Hasil perhitungan menunjukkan skor nilai ROI yang dicapai dalam tahun 2010 sebesar 12,43%. Nilai ini jika dibandingkan dengan skor nilai standar adalah sebesar 18%, maka target ROI yang diharapkan belum tercapai. Ini berarti kegagalan usaha sebesar 5,57%. ROE yang dicapai dalam tahun 2010 adalah 57,1% dengan skor sesuai kepmen sebesar 40. Profit margin on sales yang dicapai dalam tahun 2010 adalah 41,4% dengan skor sesuai kepmen sebesar 5. Rasio kas yang dicapai dalam tahun 2010 adalah 294,89% dengan skor sesuai kepmen sebesar 5, target TATO yang diharapkan tidak tercapai artinya terdapat kegagalan capaian sebesar 0,21%. Kata kunci: penilaian kinerja, laporan keuangan PENDAHULUAN Pesatnya perkembangan bisnis dari berbagai bidang usaha yang ada di Nusa Tenggara Timur, tentunya akan timbul persaingan yang sangat ketat terhadap produk yang sama maupun produk yang berbeda. Salah satu upaya strategi yang dibangun agar perusahaan baik dalam bidang produksi maupun dalam bidang usaha dagang tetap eksis menjual produknya dalam skala besar adalah strategi penjualan kredit. Sistem penjualan kredit dinilai memiliki peluang keuntungan yang sangat besar karena akan menambah prosentase keuntungan tertentu dari harga pokok yang dibebankan kepada konsumen atau pembeli. Dalam menghadapi dunia usaha yang serba kompleks, maka setiap perusahan dituntut untuk dapat memperbaiki manajemen usahanya sehingga dapat bersaing secara sehat. Persaingan ini akan terjadi jika perusahaan melakukannya dengan informasi yang benar dan akurat. Minimal mempunyai laporan keuangan, karena laporan keuangan merupakan sumber informasi tentang pendapatan, biaya, harta, hutang dan modal usaha. Dari laporan keuangan tersebut, pihak perusahaan dapat mengetahui besarnya keuntungan yang diperoleh atau kerugian yang diderita selama satu periode akuntansi. Dalam pengambilan keputusan dan strategi, diperlukan adanya alat yang digunakan untuk membedah atau menganalisis laporan keuangan menjadi informasi Rasio Keuangan. Terdapat lima alat ukur dalam rasio keuangan yang biasanya digunakan untuk mengukur kinerja suatu perusahaan, antara lain: (1) Rasio Likuiditas yang digunakan untuk menguji kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendeknya; (2) Rasio Solvabilitas yang digunakan untuk menguji kemampuan perusahaan baik kemampuan melunasi hutang jangka pendek maupun jangka panjang; (3) Rasio Rentabilitas/Profitabilitas yang digunakan untuk menguji kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba usaha; (4) Rasio