ISU DAN ETIKA HUKUM DALAM PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN DI INDONESIA Bani Rijal Barru Faza Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami No. 36-A Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa tengah E-mail: bani.rijal@student.uns.ac.id Fatma Ulfatun Najicha Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami No. 36-A Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa tengah E-mail: fatmanajicha_law@staff.uns.ac.id Abstract Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia, khususnya setelah diluncurkannya ChatGPT pada 2022, menciptakan perubahan signifikan dalam berbagai sektor. Meskipun membawa manfaat efisiensi, kehadiran AI juga menghadirkan sejumlah isu etika dan hukum yang perlu diatasi. Aspek etika, termasuk privasi, penghindaran bias, dan transparansi, menjadi krusial untuk memastikan hak asasi manusia terlindungi. Selain itu, hukum perlu disesuaikan dengan cepat untuk mengatasi kekosongan regulasi yang mengatur kecerdasan buatan. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik menjadi landasan, tetapi regulasi yang lebih khusus diperlukan. Isu pertanggungjawaban, hak konsumen, dan pencegahan penyalahgunaan perlu menjadi fokus utama dalam pembentukan regulasi. Kata kunci: Kecerdasan buatan, ChatGPT, Hukum, Isu, Etika A. PENDAHULUAN Sejak diluncurkannya sebuah chatbot yang dapat menjawab hampir semua pertanyaan bernama ChatGPT pada bulan November 2022, kecerdasan buatan menjadi topik yang ramai diperbincangkan dimana-mana. ChatGPT merupakan teknologi mesin berbasis kecerdasan buatan yang dilatih agar dapat meniru percakapan manusia menggunakan teknologi yang disebut Natural Language Processing (Setiawan & Luthfiyani, 2022). Banyak perusahaan-perusahaan besar seperti Google dan Microsoft yang mulai berlomba-lomba mengembangkan kecerdasan buatan untuk menyaingi ChatGPT. Sejak kemunculan ChatGPT, perkembangan kecerdasan buatan juga semakin cepat. Orang-orang dapat menggunakan berbagai macam jenis kecerdasan buatan di website dengan berbagai fungsinya, baik itu yang dapat digunakan secara gratis maupun berbayar. Kecerdasan buatan merupakan hasil dari pengembangan dan integrasi dari bidang elektronika, sistem komputer dan matematika. Secara sederhana, kecerdasan buatan merupakan sebuah sistem teknologi yang mampu ”berpikir” dan melakukan berbagai hal seperti manusia. Pengembangan AI berfokus pada pemecahan masalah kognitif yang biasanya memiliki keterkaitan dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.