April Liya Prastiyani Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia Veronika Agustini Srimulyani Vol. 5, Nomor 1, Oct 2017 22 Kepuasan Kerja dan Konsekuensinya Terhaap Otganizational Citizenzhip Behaviour (OCB) dan Kinerja Perawat Pada Rumah Sakit Sogaten Madiun April Liya Prastiyani 1 aprilliyaprastiyani@gmail.com Veronika Agustini Srimulyani 2 vero@staff.widyamandala.ac.id 1 Alumni Program Studi Manajemen - Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2 Dosen Program Studi Manajemen - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behavior (OCB) dan kinerja perawat di Rumah Sakit Sogaten Kota Madiun. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat Rumah Sakit Sogaten Kota Madiun dengan jumlah sampel 103 responden. Analisis menggunakan regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa:1)kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap OCB; 2)OCB berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perawat; 3)Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perawat. Kata Kunci : Kepuasan kerja, organizational citizenship behavior, kinerja perawat 1. Pendahuluan Sumber daya manusia (SDM) memiliki peranan penting dalam organisasi, sebagai penentu arah dalam pengembangan serta penentu sukses atau tidaknya organisasi dalam menghadapi persaingan pada eranya globalisasi saat ini. Salah satu hal terpenting dari berbagai jenis organisasi apa pun, termasuk organisasi rumah sakit, adalah sumber daya manusia yang berkualitas dengan kreativitas, serta bakat yang dimiliki untuk memajukan organisasi. Perawat adalah salah satu SDM yang memegang peran penting dalam industri jasa rumah sakit. Perawat merupakan seseorang yang berinteraksi lebih sering dengan pasien selama 24 jam dibandingkan tenaga kerja lainnya dalam rumah sakit. Perawat merupakan tenaga kesehatan terbanyak (60%) di rumah sakit (Gillies, 2006 dalam Susanto, et al., 2013: 25). Pelayanan keperawatan yang bermutu akan memberi kontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit. Sebuah rumah sakit amatlah penting Kepemilikan tenaga perawat yang berkualitas, kecepatan pelayanan, keramahan, efektivitas tindakan serta kenyamanan bagi pasien dan pengunjung menjadi faktor kunci keberhasilan dalam pengelolaan jasa rumah sakit. Ketika perawat merasa puas oleh perusahan maka perawat akan memberikan timbal balik yang positif seperti tingkat OCB dan kinerja yang tinggi dalam pekerjaan. Demikian sebaliknya jika perawat tidak puas maka OCB dan kinerja perawat cenderung menurun sehingga pelayanan yang diberikan kepada klien tidak optimal. Hal ini didukung oleh Widyastuti (2015) bahwa kepuasan kerja berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengujian kembali dampak kepuasan kerja terhadap organizational cittizenship behavior dan kinerja perawat dilakukan di salah satu rumah sakit milik pemerintah yaitu Rumah Sakit Sogaten Madiun. Berdasarkan uraian latar belakang penelitian, maka permasalahan dalam penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut: