JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 6, Desember 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i6.5213
Hal 2021−2034
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom
Copyright © 2022 Harsih Rianto, Page 2021
JURIKOM is licensed under a Creative Commons Attributuin 4.0 International License
Pengembangan Billing Online Sistem dengan Menggunakan Metode Rapid
Application Development
Harsih Rianto
1,*
, Omar Pahlevi
2
Fakultas Teknik dan Informatika, Sistem Informasi, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta, Indonesia
Email:
1,*
harsih.hhr@bsi.ac.id,
2
omar.opi@bsi.ac.id
Email Penulis Korespondensi : harsih.hhr@bsi.ac.id
Submitted 03-12-2022; Accepted 25-12-2022; Published 30-12-2022
Abstrak
Sistem pengelolaan tagihan dan layanan pada PT. Media Prima Jaringan masih belum terdata dengan baik dan efesien. Pengelolaan
dan pencatatan data masih menggunakan proses manual dan media kertas sehingga bisa terjadi kesalahan dalam perhitungan tagihan
Layanan Pelanggan. Sehingga sering terjadi keluhan Pelanggan karena nilai tagihan yang tidak sesuai, keterlambatan pembayaran
sampai terjadi pemutusan Layanan. Selain keluhan Pelanggan perusahaan juga akan mengalami kerugian dari kurang puasnya pelangan
yang beralih ke provider lain kerana berhenti berlangganan Layanan. Dengan pengembangan billing online sistem, diharapkan dapat
mempermudah pihak perusahaan dalam mengelola tagihan dan data Pelanggan serta menghindari kesalahan perhitungan tagihan.
Dalam mengembangkan sistem diperlukan tahapan yang sistematis guna menghasilkan sistem Informasi yang baik dan berkualitas
serta dapat digunkan oleh user. Tahapan mendasar dalam System Development Life Cycle (SDLC) adalah tahapan perencanaan,
tahapan analisa, tahapan desain, tahapan implementasi, tahapan pengujian dan tahapan pemeliharaan. Salah satu model pengembangan
SDLC adalah Rapid Application Development (RAD) yang mengutamakan waktu pengembangan relative singkat sekitar 60-90 hari.
Selain menggunakan model RAD untuk pengembangan sistem penulis juga menggunakan Unified Modeling Language (UML) sebagai
tools dalam tahap desain. Basaha pemrograman yang digunakan untuk membangun sistem informasi ini menggunakan PHP (Hypertext
Pre-processor) dengan menerapkan framework Laravel dan MySQL sebagai database. Implementasi metode RAD untuk
pengembangan billing online sistem membutuhkan waktu 45 hari pengembangan. Intensitas diskusi yang dilakukan selama
pengembangan membantu tim programmer lebih cepat menyelesaikan desain program. Peningkatan pendapatan perusahaan meningkat
setelah sistem berjalan dan komplain Pelanggan juga berkurang.
Kata Kunci: SDLC; RAD; Framework; Laravel; Unified Modeling Language
Abstract
Billing management system and services at PT. Media Prima Jaringan is still not properly and efficiently recorded. Data management
and recording still uses manual processes and paper media so that errors can occur in calculating Customer Service bills. So that
customer complaints often occur due to inappropriate bill values, late payments until service termination occurs. In addition to
complaints, company customers will also experience losses from dissatisfied customers who switch to other providers because they
stop subscribing to the service. With the development of an online billing system, it is hoped that it will make it easier for companies
to manage invoices and customer data and avoid billing errors. In developing a system, systematic steps are needed to produce a good
and quality information system that can be used by users. The fundamental stages in the System Development Life Cycle (SDLC) are
the planning stage, the analysis stage, the design stage, the implementation stage, the testing stage and the maintenance stage. One of
the SDLC development models is Rapid Application Development (RAD) which prioritizes a relatively short development time of
around 60-90 days. In addition to using the RAD model for system development, the author also uses the Unified Modeling Language
(UML) as a tool in the design stage. The programming language used to build this information system uses PHP (Hypertext Pre-
processor) by implementing the Laravel framework and MySQL as the database. The implementation of the RAD method for the
development of an online billing system takes 45 days of development. The intensity of the discussions that were carried out during
development helped the programmer team complete the program design more quickly. The increase in company revenue increases
after the system is running and customer complaints are also reduced.
Keywords: SDLC; RAD; Framework; Laravel; Unified Modeling Language
1. PENDAHULUAN
Proyek pengembangan sistem selesai dan dapat dikatakan berhasil dengan baik apabila seluruh ruang lingkup pekerjaan
dilakukan dengan berkualitas, sesuai dengan Batasan waktu yang telah disepakati, realisasi jadwal dan biaya yang
dikeluarkan. Sehingga penggunaan waktu yang efektif dan efesiane sangat diperlukan [1]. Kemampuan menafaatkan
metode pengembangan perangkat lunak dan pemilihan aplikasi pendukung Manajemen proyek dapat mempermudah
perusahaan dalam mendokumentasikan dan pengelolaan proyek. Kemampuan seperti ini dapat memangkas waktu dalam
pengaturan dan pengawasan pengerjaan proyek karena cukup melihat dari sistem Informasi Manajemen proyek [2].
Perkembangan teknologi Informasi saat ini sudah memasuki segala bidang pekerjaan, mulai dari bidang kesehatan,
bidang Pendidikan, bidang industri, bisnis jual beli dan juga Layanan masyarakat. Meningkatnya penggunaan perangkat
pintar seperti handphone dan kompter jinjing berpengaruh pada gaya hidup masyarakat saat ini. Menggunakan bantuan
teknologi untuk menyelesaikan pekerjaan dimana saja dan kapan saja sudah menjadi kebiasaan yang tidak terpisahkan.
Belum lagi efek dari pembatasan berkegiatan diluar ruangan karena wabah covid-19 menjadikan masyarakat semakin
butuh koneksi internet yang stabil dan menunjang mobilitas pekerjaan.
PT Media Prima Jaringan adalah salah satu perusahan penyedia layanan jaringan internet dikawasan hunian
perumahan, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan apartement. Dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan
efesien kepada Pelanggan diperlukan sistem Informasi untuk meningkatkan pelayanan. Salah satu sistem Informasi yang