901 © 2023 Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP JURNAL ILMU LINGKUNGAN Volume 21 Issue 4 (2023) : 901-906 ISSN 1829-8907 Hubungan Antara Pengetahuan Lingkungan dengan Sikap Peduli Lingkungan Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Khairun Rusman Rasyid 1* , Andi Tenri Pada Agustang 1 , Vrita Tri Aryuni 1 dan Tamrin Robo 1 1 Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, Indonesia; *e-mail: rusman_rasyid68@unkhair.ac.id ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian korelasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan lingkungan dengan pembentukan sikap peduli lingkungan mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP Universitas Khairun. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 322 orang dengan sampel yang dipilih sebanyak 76 orang. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini melalui pemberian soal tes terkait pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan yang jumlah item pertanyaannya masing-masing 30 item pertanyaan. Data pada penelitian ini dianalisis mengunakan program SPSS dengan dianalisis baik secara deskriptif melalui analisis distribusi frekuensi maupun secara statistik melalui uji analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis deskriptif ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP Universitas Khairun yang menjadi responden memiliki pengetahuan lingkungan yang tinggi (75%), begitupun dengan sikap peduli lingkungannya tergolong baik (96,05%). Sementara itu, berdasarkan hasil analisis korelasi product moment diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari pada 0,05 (0,000 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan lingkungan terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Khairun. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Lingkungan, Pengetahun Lingkungan, Sikap Peduli Lingkungan ABSTRACT This research is a correlation study that aims to determine the relationship between environmental knowledge and the formation of environmental care attitudes of students of Geography Education FKIP Khairun University. The population in this study amounted to 322 people with a sample of 76 people selected. Primary data collection in this study was through the provision of test questions related to environmental knowledge and environmental care attitudes, each of it had 30 question items. The data in this study were analyzed using the SPSS program by analyzing both descriptively through frequency distribution analysis and statistically through product moment correlation analysis. Based on the results of the descriptive analysis, it was found that most of the Geography Education students of Khairun University who became respondents had high environmental knowledge (75%), as well as their environmental care attitude was classified as good (96.05%). Meanwhile, based on the results of the product moment correlation analysis, a significance value of 0.000 was obtained, which was smaller than 0.05 (0.000 0.05), which means that there is a significant relationship between environmental knowledge and the formation of environmental care attitudes for Geography Education students at Khairun University. Keywords: Knowledge, Attitude, Environment, Environmental Knowledge, Environmental Care Attitude Citation: Rasyid, R., Agustang, A. T., Aryuni, V. T., & Robo, T. (2023). Hubungan Antara Pengetahuan Lingkungan Terhadap Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan Mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP Universitas Khairun. Jurnal Ilmu Lingkungan. 21(4), 901-906, doi:10.14710/jil.21.4.901-906 1. Pendahuluan Perkembangan IPTEK nampaknya memiliki dampak terhadap kehidupan manusia baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Pada sisi positif perkembangan IPTEK telah menghasilkan beberapa produk untuk memenuhi kebutuhan manusia (Hudha, Husamah, & Rahardjanto, 2019), sementara salah satu sisi negatif dari perkembangan IPTEK yaitu munculnya problematika lingkungan hidup (Minarno, 2010; Afandi,2013). Menurut Husama (2015), problematika lingkungan hidup muncul sebagai akibat dari ketidakmampuan manusia dalam mengembangkan tata nilai yang baik, gaya hidup, etika, dan pola berpikir harmonis dengan lingkungan. Problematika lingkungan hidup dewasa ini telah menjadi isu global yang sangat serius dialami oleh umat manusia (Yafie, 2006; La Fua, 2014). Kerusakan sumber daya alam, pencemaran, tanah longsor, perubahan cuaca, dan pemanasan global beberapa