Vol 2 No 6 (2022) : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni 1428 MAKNA TUTURAN TRADSI MANE’E ANALISIS KEARIFAN LOKAL BAGI MASYARAKAT KEPULAUAN TALAUD Olivia Sasioba Wote 1 , Santje Iroth 2 , Intama J. Polii 3 Universitas Negeri Manado Tondano, Indonesia olivia.wote@gmail.com Abstrak :. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari dan menemukan makna tuturan dalam upacara tradisi mane’e dengan Mendeskripsikan makna tuturan denotatif dan konotatif dalam upacara tradisi mane’e pada masyarakat Pulau Kakorotan Kabupaten Kepulauan Talaud. Masalah dalam penelitian ini adalah tentang adanya norma yang disebabkan oleh adanya teknologi yang melahirkan cara berfikir kalkulatif dan kausatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data cakap, simak, dan teknik catat. Sedangkan teknik analisisnya ialah teknik analisis distribusional. Teknik analisis distribusional ialah analisis data yang menggunakan alat penentu bahasa yang bersangkutan. Sumber data penelitian ini berasal dari penutur asli bahasa Talaud sebanyak 1 (Satu) orang, dan dari beberapa pustaka bahasa Talaud. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna tuturan Tradisi mane’e memiliki 3 tuturan bahasa talaud sasahara dalam upacra tradisi mane’e (1) Mangoron Para (Permohonan Kepada Tuhan) (2) Mamotto, U Sam,Mi (Menebarkan Alat Sami) (3) Manarima Alama ( Mengucap Syukur). Serta memiliki makna yang dalam baik makna secara denotatif maupun makna konottif. Tuturan yang dituturkan oleh orang yang melakukan upacara tradisi mane’e. Katakunci : Makna, Tuturan, Tradisi Mene’e, Kearifan Lokal. Abstract : The purpose of this study is to seek and find the meaning of speech in the traditional mane'e ceremony by describing the denotative and connotative meaning of speech in the mane'e traditional ceremony in the people of Kakorotan Island, Talaud Islands Regency. The problem in this study is about the existence of norms caused by the existence of technology which gives birth to calculative and causative ways of thinking. The method used in this study is a qualitative descriptive method, using proficient data collection techniques, listening, and note-taking techniques. While the analysis technique is a distributional analysis technique. The distributional analysis technique is data analysis using the determinants of the relevant language. The data source for this study came from 1 (one) native Talaud speaker, and from several Talaud language libraries. The results of this study indicate that the meaning of the utterances of the Mane'e Tradition has 3 utterances of the Talaud Sasahara language in the mane'e ceremony (1) Mangoron Para (Pleading to God) (2) Mamotto, U Sam, Mi (Scattering the Sami Tool) (3) Manarima Alama (Giving Thanksgiving). And has a deep meaning both denotative meaning and connotative meaning. Speech spoken by people who perform traditional ceremonies mane'e. Keywords : Meaning, Speech, Tradition Of Mene'e, Local Wisdom.