Kristanto, et al. / Pembuatan Kurikulum Pelatihan Program Management Trainee / Jurnal Titra, Vol. 5, No. 2, Juli 2017, pp. 311-314. 311 Pembuatan Kurikulum Pelatihan untuk Program Management trainee di PT X Belinda Kristanto 1 , Prayonne Adi 2 Abstract: This research was conducted to create training curriculum that can be used as supporting tool for Management trainee Program of PT X. The research is focused on two key research area of general competency and one key research area of particular competency. Curriculum is formed of five main components, which is objective, topic, method, media, evaluation. The objective was divided into general instructional objective dan particular instructional objective. There are fifty-eight topics that has been appointed and merged into thirteen training session. The methods are class room training, on the job training, job rotation, dan project assignment.The medias are demonstration, three dimensional (3D) object, visual media, projected still media, and projected motion media. The type of evaluation that will be done is written test, practice, presentation, and project assignment ’s scoring. Keywords: Management trainee, training, curriculum, competency Pendahuluan Keberhasilan suatu perusahaan bergantung pada sumber daya manusia (SDM) yang bergerak di dalamnya. Kompetensi yang dimiliki oleh SDM akan menentukan seberapa besar kontribusi yang dapat diberikan pada perusahaan. SDM adalah aset bagi perusahaan, sehingga diperlukan peran mana- jemen SDM untuk mengoptimalkan kinerjanya. PT X adalah perusahaan yang berfokus pada manufaktur circuit breaker untuk memproteksi peralatan yang bekerja dengan arus DC. PT X memproduksi sembilan jenis produk ( segment ) di lantai produksi. Setiap segment membutuhkan seorang group leader. Group leader memiliki peran untuk memimpin aktifitas operasional suatu seg- ment untuk mencapai target produksi baik secara kuantitas, kualitas, waktu, biaya dan keselamatan kerja. Seorang group leader diharapkan memiliki kemampuan teknik operasional produksi dan ke- mampuan mengelola kinerja sebuah tim kerja un- tuk menjalankan peran tersebut. Kemampuan yang dibutuhkan diantaranya mampu mengkomunikasi- kan sasaran dan target unit kerja, mengorganisir aktivitas kerja, menjadi teladan yang baik serta mampu mengembangkan kapasitas anggota timnya. PT X telah mempersiapkan berbagai program pengembangan untuk menghadapi perkembang- an bisnis yang ada, salah satunya adalah pro- gram pengembangan untuk posisi group leader. Tindakan pengembangan perlu dilakukan ka- rena saat ini perusahaan merasa belum cukup memiliki SDM yang berkompeten untuk me- nempati posisi sebagai group leader. 1,2 Fakultas Teknologi Industri, Program Studi Teknik Industri, Universitas Kristen Petra. Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236. Email: belindakristanto88@gmail.com, prayonne.adi@petra.ac.id Hal ini terlihat dari posisi group leader yang masih kosong dan harus dirangkap oleh super- visor produksi. Perusahaan membentuk pro- gram Management trainee (MT) untuk meng- atasi kelangkaan talenta tersebut. Program MT bertujuan untuk merekrut tenaga kerja poten- sial yang sesuai dengan kriteria perusahaan. Selanjutnya peserta akan dididik agar menjadi calon leader yang berkompeten, berpenge- tahuan, dan memiliki keunggulan kerja dalam mencapai target melalui sistem pembelajaran jalur cepat. Management trainee adalah salah satu pro- gram yang dirancang dengan harapan mampu memberikan hasil terbaik bagi perusahaan me- lalui proses-proses yang telah disiapkan. Pro- gram MT dapat berjalan lebih baik apabila mempunyai acuan yang jelas, salah satunya dengan adanya panduan dari kurikulum pela- tihan berbasis kompetensi yang dibutuhkan un- tuk menjadi seorang group leader. Ketiadaan kurikulum pelatihan tersebut menjadi tantang- an bagi perusahaan dalam melatih peserta MT. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini penulis ingin membantu perusahaan melalui pembuatan kurikulum pelatihan. Metode Penelitian Pada bagian ini akan dibahas metode-metode yang akan digunakan untuk menyelesaikan permasalah- an dalam penelitian. Metode Pelatihan Setiap organisasi memiliki pandangan yang berbeda mengenai metode pelatihan yang tepat untuk diterapkan. Penetapan metode pelatihan disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai dan materi yang ada. Metode pelatihan yang dapat digunakan antara lain: