Copyright @ 2019, Jurnal Riset Akuakultur, p-ISSN 1907-6754; e-ISSN 2502-6534 77 Jurnal Riset Akuakultur, 14 (2), 2019, 77-85 # Korespondensi: Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan. Jl. Imogiri Barat KM 11.5, Jetis Bantul, Kertan, Sumberagung, Kec. Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Tel. + 62 274 2810500 E-mail: arifrahmanh11@ gmail.com Tersedia online di: http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jra PENGARUH PENGGANTIAN TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG LARVA Hermetia illucens dan Azolla sp. TERHADAP KUALITAS PAKAN IKAN TERAPUNG Arif Rahman Hakim # , Koko Kurniawan, dan Zaenal Arifin Siregar *) Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan Jl. Imogiri Barat KM 11.5, Jetis Bantul, Kertan, Sumberagung, Kec. Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55781 (Naskah diterima: 20 Mei 2019; Revisi final: 26 Juli 2019; Disetujui publikasi: 26 Juli 2019) ABSTRAK Saat ini harga tepung ikan yang merupakan sumber protein utama terus mengalami kenaikan sehingga dibutuhkan sumber protein lainnya yang bisa mengganti peran tepung ikan dalam pakan ikan terapung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan pengganti tepung ikan terhadap kualitas fisik pakan. Bahan yang digunakan ialah tepung larva Hermetia illucens dan tepung Azolla sp. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan formula pakan yang berbeda yaitu perbandingan tepung ikan dengan tepung larva H. illucens atau Azolla sp. berturut-turut 100% :0% ; 75% :25% ; 50% :50% ; dan 25% :75% . Parameter yang diamati meliputi kadar protein, rasio pengembangan, unit density, daya apung, dan kekerasan pakan. Hasil penelitian menunjukkan penggantian tepung ikan dengan tepung larva dalam formula menghasilkan kadar protein yang tidak berbeda nyata, berkurangnya rasio pengembangan, meningkatnya unit density, turunnya daya apung, dan meningkatkan kekerasan pakan. Sedangkan penggantian dengan tepung Azolla sp. memberikan efek terhadap turunnya kadar protein, turunnya rasio pengembangan dan kekerasan pakan namun tidak berpengaruh terhadap unit density dan daya apung pakan. Berdasarkan hasil ini tepung Azolla memiliki potensi sebagai pengganti sebagian tepung ikan dalam pembuatan pakan ikan terapung. KATA KUNCI: penggantian tepung ikan; larva Hermetia illucens ; Azolla sp.; pakan ikan terapung ABSTRACT: The effects of replacing fish meal with Hermetia illucens larval and Azolla sp. meals on the quality of floating fish feed. By: Arif Rahman Hakim, Koko Kurniawan, and Zaenal Arifin Siregar Fish meal prices continue to increase, which has led to research efforts of finding other protein sources to replace fish meal in floating fish feed. The purpose of this study was to determine the effects of alternative fish meal replacements on the physical quality of feed. Alternative replacement ingredients were Hermetia illucens larval meal and Azolla meal. The research method used a completely randomized design (CRD) consisted of different ratios of fish meal with H. illucens larval meal and Azolla meal combination of 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, and 25%:75%, respectively. The parameters observed included protein content, expansion ratio, unit density, floatability, and hardness of feed. The study found that the larval meal produced similar protein content, reduced expansion ratios, increased unit density, decreased floatability and increased hardness of feed. The replacement of fish meal with Azolla meal had decreased the protein content, expansion ratio, and hardness of the feed. However, the substitution did not affect the unit density and floatability of feed. Based on this result Azolla meal has potential as replacement of fish meal partially in producing floating fish meal. KEYW ORDS: replacement of fish meal; Hermetia illucens larvae; Azolla sp.; floating fish feed PENDAHULUAN Pertumbuhan budidaya perikanan dalam beberapa tahun terus meningkat seiring meningkatnya konsumsi ikan oleh masyarakat (KKP, 2018). Dalam usaha budidaya perikanan, penyediaan pakan merupakan biaya operasional terbesar (Wardono & Prabakusuma, 2016). Tepung ikan merupakan bahan baku utama dalam formulasi pakan ikan harganya terus mengalami peningkatan (Barrientos & Soria, 2015) sehingga ketergantungan terhadap tepung ikan akan menyebabkan usaha budidaya perikanan menjadi tidak menguntungkan. Oleh karena itu, diperlukan adanya