PROFESI, Volume 14, Nomor 1, September 2016 62 ANALISA PENGETAHUAN IBU NIFAS TERHADAP TANDA BAHAYA BAYI BARU LAHIR THE ANALYSIS OF OF POSTPARTUM MOTHER TO KNOWLEDGE THE DANGER SIGNS OF NEW BORN Nur Hidayah ¹ ) ,Fitri Wulandari ² ) Prodi DIII Kebidanan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta hidayahnurhidayah19@yahoo.com Abstrak Angka Kematian Anak tetap menjadi masalah serius di Indonesia. Dari data survei demografi angka kematian balita sebesar 44 per 1000 kelahiran hidup. Angka kematian bayi 34 per 1000 kelahiran hidup dan angka kematian neonatal 19 per 1000 kelahiran hidup. Angka kematian bayi di Kabupaten Karanganyar 116,34 per 100.000 kelahiran hidup. Kematian bayi baru lahir (87%) dapat dicegah apabila dideteksi dini bayi resiko cepat diketahui.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan dan gambaran tingkat pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya bayi baru lahir di RSUD Karanganyar Tahun 2013. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Karanganyar. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas yang dirawat di Bangsal Kenanga RSUD Karanganyar bulan Mei 2013. Jumlah sampel sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel adalah teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya bayi baru lahir responden dengan tingkat pengetahuan baik, yaitu sebanyak 14 responden (24,1%), responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 34 responden (58,6%),), dan sebagian besar dengan tingkat pengetahuan kurang, yaitu sebanyak 10 responden (17,2%). Tingkat pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya bayi baru lahir, sebagian besar dengan tingkat pengetahuannya cukup. Kata kunci: Pengetahuan, ibu nifas, bayi baru lahir, tanda bahaya Abstract Child Mortality remains a serious problem in Indonesia. From the survey data demographic child mortality at 44 per 1,000 live births. The infant mortality rate 34 per 1,000 live births and the neonatal death rate was 19 per 1,000 live births. The infant mortality rate in Karanganyar 116.34 per 100,000 live births. Newborn deaths (87%) can be prevented if detected early risk infants quickly. The aim of this research is to know the characteristics of respondents by age, education, job and a description of the level of knowledge about the danger signs of postpartum mothers of newborns in hospitals Karanganyar 2013. Research using quantitative descriptive method. This research was conducted in hospitals Karanganyar. The population was all postpartum mothers who were treated in Ward Kenanga Karanganyar District Hospital in May 2013. The samples were 58 respondents. The sampling technique was accidental sampling technique. The research instrument used was questionnaire. Analysis of the data by univariate analysis.Result shows that knowledge postpartum mothers on newborn danger signs respondents with good knowledge level, was 14 respondents (24.1%), respondents with sufficient knowledge was 34 respondents (58.6%)), and most with level lack of knowledge, was 10 respondents (17.2%). The level of knowledge about the danger signs of postpartum mothers newborns, most with enough knowledge level. Keywords: Knowledge, puerperal women, newborns, danger sign