Vol. 10, No. 1 – Maret 2022 Halaman 33 s.d 50 Studi Kasus Gap Generasi Dalam Perspektif Nilai Personal … | 33 STUDI KASUS GAP GENERASI DALAM PERSPEKTIF NILAI PERSONAL DAN BUDAYA ORGANISASI PADA PT. JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG BALI Yanuar Fauzuddin 1 , Mochamad Syaiful Arif 2 , Dwi Sasono 3 , Hendrik Rizqiawan 4 , Andi Iswoyo 5 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra Surabaya, yanuarfauzuddin@uwp.ac.id 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra Surabaya, msyaiful.arif@yahoo.com 3 PT. Jasa Raharja (Persero) Denpasar Bali, dwi.sasono2016@gmail.com 4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra Surabaya, hendrikrizqiawan@uwp.ac.id 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra Surabaya, andi@uwp.ac.id Article history Dikirim tanggal : disi pengelola Revisi pertama tanggal : disi pengelola Diterima tanggal : disi pengelola Tersedia online tanggal : disi pengelola ABSTRAK Penelitian bertujuan mengeksplorasi fenomena gap generasi yang terjadi di PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali dari perspektif nilai personal dan budaya organisasi. Digunakan metode multiple-case study untuk melakukannya. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan instrumen dari Rokeach Value Survey untuk nilai personal dan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) untuk budaya organisasi. Sebanyak 47 responden yang terlibat yang merupakan pegawai PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali. Hasil yang didapat menunjukkan tidak terjadinya gap generasi, karena baik generasi X, Y, maupun Z memiliki nilai terminal dan instrumental yang sama. Budaya organisasi yang dirasakan saat ini dan yang diharapkan kedepannya juga menunjukkan tipe yang sama, yaitu budaya clan dan market. Kata Kunci: gap generasi, nilai personal, budaya organisasi, rokeach value, jasa raharja ABSTACT This study aims to explore the phenomenon of the generation gap that occurs at PT. Jasa Raharja (Persero) Bali Branch from the perspective of personal values and organizational culture. The multiple-case study method was used to do this. Data were collected through a survey using instruments from the Rokeach Value Survey for personal values and the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) for organizational culture. A total of 47 respondents involved are employees of PT. Jasa Raharja (Persero) Bali Branch. The results obtained indicate that there is no generation gap, because both generations X, Y, and Z have the same terminal and instrumental values. The organizational culture that is felt today and which is expected in the future also shows the same type, namely clan, and market culture. Key Words: generation gap, personal values, organizational culture, Rokeach values, jasa raharja