SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI TERAPAN 2013 (SEMANTIK 2013) ISBN: 979-26-0266-6 Semarang, 16 November 2013 78 Implementasi Penampil Citra Dengan Menggunakan Picoblaze FPGA Debyo Saptono 1 ,Reza Aditya Firdaus 2 ,Atit Pertiwi 3 1 Fakultas Teknik-Jurusan Teknik Elektro , Universitas Gunadarma, Depok 16424 E-mail : debyo@staff.gunadarma.ac.id 2 Fakultas Teknik -Jurusan Teknik Informatika, Universitas Gunadarma, Depok 16424 E-mail : reza_adiya_f@student.gunadarma.ac.id 3 Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi , Universitas Gunadarma, Depok 16424 E-mail : atit@staff.gunadarma.ac.id ABSTRAK Picoblaze merupakan sebuah prosesor yang memiliki 3 buah core yang tertanam di dalam satu chip. Prosesor picoblaze dapat diimplementasikan dalam sistem yang besar dan mempunyai fleksibilitas yang tinggi dalam desaib berbasis FPGA. Perancangan Picoblaze yang dapat mengerjakan pengolahan citra diperlukan untuk dapat mempermudah proses penampilan citra sehingga setiap proses secara otomatis tanpa harus melakukan perubahan terhadap keseluruhan program yang digunaka. Citra tersebut dapat disimpan di dalam blok memori FPGA dengan menggunakan IPcore generator yang kemudian akan diproses dengan menggunakan picoblaze serta menanamkan program tersebut pada prosesor KCPSM3 yang kemudian akan ditampilkan pada monitor. Picoblaze merupakan mikrokontroler 8-bit yang didesain khusus untuk diimplementasikan pada FPGA. Hasil pengujian pada sistem FPGA Spartan 3E berjalan dengan baik dengan kebutuhan slice kurang dari 10 %. Kata kunci : Perancangan, Picoblaze, KCPSM3, IPCore, FPGA 1. PENDAHULUAN Pada pengolahan citra (image processing) diperlukan sebuah proses penampilan gambar yang disimpan didalam RAM sehingga dapat dimanipulasi sebelum ditampilkan keluarannya pada layar monitor. Untuk dapat menghasilkan fleksibilitas yang tinggi pada pengolahan citra diperlukan sebuah prosesorr yang dapat melakukan proses tersebut secara otomatis. Prosesor tersebut adalah KCPSM3, yang dapat diimplementasikan pada FPGA keluarga Spartan3. Dengan mengaplikasikan program menggunakan processor tersebut dapat menghasilkan fleksibelitas yang tinggi sehingga apabila dilakukan modifikasi program tidak perlu diubah seluruhnya[5][7]. Program pada KCPSM3 ditulis dalam bahasa assembler yang memiliki extension .psm. 2. METODOLOGI 2.1 Field Programmable Gate Array (FPGA) Field Programmable merupakan sebuah IC digital yang bersifat dapat dirancang dan diprogram sesuai dengan keinginan dan kebutuhan user/pemakai tanpa melalui tahap “burn” di laboratoruim atau di “hardwire” oleh pabrik piranti. Sedangkan Gate Array artinya bahwa FPGA ini terdiri atas gerbang-gerbang digital dimana interkoneksi masing-masing gerbang tersebut dapat dikonfigurasikan antara satu sama lainnya. FPGA merupakan sebuah IC digital yang bersifat programmable[2][7]. FPGA terdiri dari beberapa bagian diantaranya adalah Configure Logic Blocks (CLB), I/O Blocks, dan Programmable Interconnect. Gambar 1: Bagian-bagian FPGA