Volume 1, Nomor 2, Juli 2019 ISSN 2655-3031 (P), 2655-7851 (O) 1 http://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/disastra zInfo Artikel Diterima : 20 Mei 2019 Disetujui : 31 Mei 2019 Dipublikasikan : 30 Juli 2019 KAJIAN SASTRA NOVEL “LALITA” KARYA AYU UTAMI MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA Ghaida Zukhruf Tsaniyatsnaini¹ ¹ Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga ¹ghaidazukhruf@gmail.com Abstract : The novels produced by the authors always display characters who have certain characters so that it can be said that the novel also describes the human psyche, even though the author only shows the character in fiction. The purpose of this study is to examine Ayu Utami's Lalita Novel by using a psychology of literature approach to examine psychologically the characters in the novel. This research was conducted using descriptive qualitative research. The results of this study, namely the mental condition of Lalita, the main character affected by internal conflict and external conflict. Lalita's most basic personality structure, in the form of id is very strong. The encouragement of ID which resulted in Lalita's ego continued to rise and peak resulted in him being filled with the nature and desire that was never satisfied to feel happiness and comfort. However, the events of robbery and rape in a more painful sense make his conscience open and this time the superego in his soul is able to defeat his id and ego. Keywords: novel, psychology of literature, approach, Ayu Utami Abstrak : Novel yang dihasilkan oleh para pengarang selalu menampilkan tokoh yang memiliki karakter tertentu sehingga dapat dikatakan bahwa novel juga menggambarkan kejiwaan manusia, meskipun pengarang hanya menampilkan tokoh itu secara fiksi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji Novel Lalita karya Ayu Utami dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra untuk menelaah secara psikologi tokoh-tokoh dalam novel tersebut. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini, yaitu kondisi kejiwaan Lalita, tokoh utama yang dipengaruhi oleh konflik internal dan konflik eksternal. Struktur kepribadian Lalita yang paling mendasar, berupa id sangat kuat. Dorongan id yang mengakibatkan ego Lalita terus meninggi dan memuncak mengakibatkan dirinya dipenuhi oleh sifat dan keinginan yang tidak pernah puas merasakan kebahagiaan dan kenyamanan. Akan tetapi, peristiwa perampokan dan pemerkosaan dalam arti yang lebih menyakitkan membuat hati nuraninya terbuka dan kali ini superego dalam jiwanya mampu mengalahkan id dan ego-nya. Kata Kunci : novel, psikologi sastra, pendekatan, ayu utami brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal System IAIN Bengkulu (Institut Agama Islam Negeri)