Abdul Gafur 1 , Andrian Muklis 2 ABSTRACT ABSTRAK PENDAHULUAN Berdasarkan data BPS tahun 2017 dan 2018, Kecamatan Bantan merupakan wilayah yang memiliki luas areal perkebunan kelapa terluas di Kabupaten Bengkalis, yaitu seluas 2.653,8 hektar dengan produksi kelapa sebanyak 6.718,04 ribu butir. Sekitar 30% berada di desa Pambang Baru. Perkebunan kelapa yang ada di desa Pambang Baru secara umum merupakan kelapa rakyat dengan luas 800 hektar dengan produksi kelapa sebanyak 3500 butir dan melibatkan sebanyak 805 KK yang bekerja dibidang perkebunan kelapa. Jika sebanyak 3500 butir kelapa perhari nya maka sekitar 1,7 ton sabut kelapa yang dihasilkan di desa Pambang Baru. Sabut kelapa menjadi sangat ekonomis bila dijadikan cocopeat maupun cocofiber, cocopeat bisa digunakan untuk lahan pertanian dan cocofiber digunakan untuk otomotif maupun industri perabotan, sehingga jika diolah dengan baik bisa menambah pendapatan petani. Saat ini sabut kelapa oleh sebagian petani RANCANG BANGUN MESIN PENGURAI SABUT KELAPA MENJADI COCOPEAT DAN COCOFIBER 1,2 Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis, Bengkalis, Indonesia Email: abdulgafur@polbeng.ac.id Bengkalis Regency is rich with coconuts and its second product, with production reaching an average of 1.7 tons per day per village. Despite this high productivity, the second product, such as coconut coir, is not fully utilized. Coco coir has many benefits when processed into cocopeat and coco fiber. Cocopeat can be used as a planting medium, and coco fiber is commonly used as a substitute for foam in car seats, to name a few. This scientific work will present the design and manufacture of a coconut coir decomposing machine which produce cocopeat and coco fiber. The method used in this research is experimental, starting from literature study, design and calculation, detailed drawing, building the machine, and performance tests. The results indicate that the 5 HP gasoline-powered machine can process 33 kg of dry coconut coir per hour, producing nearly 14 kg cocopeat and 17 kg coco fiber. Analysis of the experimental data shows that the built machine is in accordance with the calculated specifications and production capacity. Keywords: coco coir, cocopeat, coco fiber, decomposing machine Kabupaten Bengkalis kaya akan kelapa dan produk turunannya dengan produksi rata-rata mencapai 1,7 ton per hari per desa. Meskipun produktivitasnya tinggi, produk turunannya, seperti sabut kelapa, belum dimanfaatkan secara maksimal. Sabut kelapa memiliki banyak manfaat jika diolah menjadi cocopeat dan cocofiber. Cocopeat dapat digunakan sebagai media tanam dan cocofiber umumnya digunakan sebagai pengganti busa di jok mobil. Karya ilmiah ini akan mempresentasikan rancang bangun mesin pengurai sabut kelapa yang menghasilkan cocopeat dan cocofiber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental, dimulai dari studi literatur, desain dan perhitungan, gambar detail, pembuatan mesin, dan uji unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin bertenaga bensin 5 HP dapat mengolah 33 kg sabut kelapa kering per jam, menghasilkan hampir 14 kg cocopeat dan 17 kg cocofiber. Analisis data eksperimen menunjukkan bahwa mesin yang dibangun telah sesuai dengan spesifikasi yang telah dihitung dan kapasitas produksi. Kata kunci: Sabut kelapa, cocopeat, cocofiber, mesin pengurai Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Volume 7 Nomor 1 April 2022 Hal 55-61 https://journal.uny.ac.id/index.php/dynamika/issue/view/2267 ISSN 2548-7590 (media online) ISSN 2598-392X (media cetak) Dikirim: 27 Februari 2022 Diterima: 19 April 2022 Diterbitkan: 30 April 2022