Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 7 No. 2 Juli 2023 p-ISSN 2548-8716 Halaman 170 - 176 e-ISSN 2599-2791 Hubungan Grade Luka Terhadap Quality Of Life Pada Diabetic Foot Ulcer| Muthiah M dkk 170 Hubungan Grade Luka Terhadap Quality Of Life (Qol) Pada Diabetic Foot Ulcer (DFU) Quality of Life Related Grade Diabetic Foot Ulcer (DFU) *Muthiah Munawwarah¹ , Alfiyyah Salsabila Khansa² , Mona Oktariani³ , Trisia Lusiana Amir 4 ¹²Fakultas Fisioterapi, Universitas Esa Unggul, Jakarta ³ ,4 Program Studi Fisioterapi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Jakarta *muthi.ft@esaunggul.ac.id 1 , alfiyyah@gmail.com 2 , mona.oktarina@upnvj.ac.id 3 , trisia@esaunggul.ac.id 4 , Diterima : 1 November 2022 . Disetujui : 13 Januari 2023 . Dipublikasikan : 31 Maret 2023 ABSTRAK Untuk mengetahui hubungan grade luka terhadap Quality of Life (QOL) pada Diabetic Foot Ulcer (DFU). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini berupa pasien DFU Rumah Luka Sidoarjo yang dipilih secara purposive sampling dengan jumlah 30 responden. Pengukuran grade luka pada DFU yang diukur dengan menggunakan Meggit – Wagner System dan QOL diukur dengan 36-Item Short Form Health Survey (SF-36). nilai mean dan standar deviasi dari grade luka pada DFU sebesar 1,67±0,84 dan QOL sebesar 52,49±19,68. nilai p = 0,010 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara grade luka dan QOL, dimana sampel dengan grade luka 1 memiliki perbandigan proporsi QOL tinggi lebih banyak dibandingkan grade luka 2,3,4 Ada hubungan searah antara grade luka dengan QOL, semakin kecil grade luka maka QOL maka semakin tinggi. Kata Kunci: Diabetic Foot Ulcer, Grade luka, Quality of Life, Meggit–Wagner System, 36-Item Short Form Health Survey (SF-36). ABSTRACT To aim the Relationship of Wound Grade and Quality Of Life (QOL) in Diabetic Foot Ulcer (DFU). This study is a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. The sample of this study was a patient in Rumah Luka Sidoarjo with DFU who was selected by purposive sampling with a total of 30 respondents. Wound grade of DFU were measured using the Meggit – Wagner System and QOL as measured by the 36-Item Short Form Health Survey (SF-36). Futhermore, the mean and standard deviation of the wound grade at DFU were 1,67±0,84 and QOL was 52,49±19,68. Hypothesis test showed p value = 0,010 (3,33±1,13 - 9,75), meaning thatthere was a significant relationship between wound grade and QOL, where sampleswith wound grade 1 had a higher proportion of high QOL ratios than wound grade 2,3,4 undirectional relationship between wound grade with QOL, the smaller grade the higher QOL. Keywords: Diabetic Foot Ulcer, Wound Grade, Quality of Life, Meggit – Wagner System, 39-Item Short Form Health Survey (SF-36). PENDAHULUAN Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak diderita. Menurut data International Diabetes Federation 2021. (Cho, N, 2019). prevalensi pengidap diabetes mencapai 10,5% dengan angka populasi sebesar 536,6 juta orang. Indonesia memiliki populasi terdiagnosis diabetes tinggi dengan angka 19,5 juta orang dan tanpa terdiagnosis sebesar 14,3 juta orang. Data tersebut diakumulasikan dari usia 20-79 tahun, dengan angka kematian tinggi yang diakibatkan oleh diabetes berupa 6,7 juta jiwa. Indonesia sendiri memegang peringkat ke 5 dari 10 negara yang memiliki populasi terdiagnosis diabetes tinggi dengan angka 19,5 juta orang, dan peringkat ke 3 dari 10 negara dengan populasi diabetes tinggi tanpa terdiagnosis sebesar 14,3 juta orang. Sedangkan untuk wilayah Asia, Indonesia berada pada peringkat kedua setelah China dengan pengidap diabetes sebesar 7,3 juta orang pada tahun 2011 dan meningkat menjadi 19,5 juta orang pada tahun 2021. Diabetes merupakan penyakit kronis menahun yang menimbulkan dampak secara perlahan dan dalam jangka waktu lama. Diabetes menjadi sumber dari timbulnya berbagai penyakit penyerta seperti gangguan jantung dan pembuluh darah, gagal ginjal, stroke serta amputasi. Amputasi dipengaruhi