JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI, Vol 5, No. 2, September 2022, hlm 389-400 389 Submitted: July 2022, Accepted: September 2022, Published: September 2022 ISSN: 2614-8153 (cetak), ISSN: 2614-8498 (online) Website: http://journal.moestopo.ac.id/index.php/pustakom PENGARUH DISINFORMASI VAKSIN COVID-19 TERHADAP KECEMASAN WISATAWAN JAKARTA-BALI Rifka Nayla Azkia 1* , Windhiadi Yoga Sembada 2 , Ratu Nadya Wahyuningratna 3 1,2,3 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Bogor, Indonesia * rifkana@upnvj.ac.id Abstract This study aims to determine how much vaccine disinformation influence the anxiety level of Jakarta- Bali tourists by using Information Integration Theory. The method used is descriptive quantitative using primary and secondary data sources. The technique of collecting data by collecting samples was done by purposive sampling. Researchers used the stages of validity and reliability testing to test the questionnaire instrument that has been made. Stages of data analysis using correlation test, coefficient of determination test, regression test, and hypothesis test. The final result of this study shows that there is a correlation between variable X and variable Y which has a strong relationship with a correlation value of 0.656 while the rest can be influenced by other factors. Then for the results of the hypothesis test, namely H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an effect of disinformation on the COVID-19 vaccine on the anxiety of Jakarta-Bali tourists. Keywords: Anxiety, Covid-19 Vaccine, Disinformation, Tourists. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disinformasi vaksin terhadap tingkat kecemasan wisatawan Jakarta-Bali dengan menggunakan Teori Integrasi Informasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengambilan data dengan pengumpulan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Peneliti menggunakan tahapan uji validitas dan uji reliabilitas untuk menguji instrument kuesioner yang sudah dibuat. Tahapan analisis data menggunakan uji korelasi, uji koefisien determinasi, uji regresi, dan uji hipotesis. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi antara variabel X terhadap variabel Y memiliki hubungan yang kuat, berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukan pengaruh yang cukup besar yang ditimbulkan oleh disinformasi vaksin covid-19 terhadap kecemasan wisatawan Jakarta-Bali, sedangkan hal lainnya bisa dipengaruhi oleh faktor lain. Lalu untuk hasil uji hipotesis yaitu H 0 ditolak dan H 1 diterima yang artinya terdapat adanya pengaruh disinformasi vaksin covid-19 terhadap kecemasan wisatawan Jakarta-Bali. Kata Kunci: Disinformasi, Kecemasan, Wisatawan, Vaksin Covid-19 PENDAHULUAN Indonesia mulai menerima vaksin Covid-19 sejak awal Januari 2021, yang diberikan terlebih dahulu untuk tenaga kesehatan. Tingkat vaksinasi yang diberikan kepada masyarakat Indonesia semakin meningkat ketika vaksinasi tahap tiga mulai dijalankan. Vaksinasi tahap tiga dimulai untuk masyarakat rentan, masyarakat umum lainnya, dan anak usia 12-17 tahun yang dimulai bulan Juli 2021. Berdasarkan data dari ourworldindata.org, terdapat pening- katan signifikan jumlah masyarakat yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 168,84 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah diberikan hingga 16 Oktober 2021. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-enam dengan jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin di dunia. Berikut merupakan data jumlah orang yang telah menerima vaksin paling tidak dosis pertama: