Syntax: Jurnal Informatika Vol. 8, No. 1, 2019, 36-43 36 Diterima 10 Oktober 2018, Direvisi 28 Mei 2019, Diterima untuk publikasi 30 Mei 2019 Penerapan Algoritma C4.5 Untuk Klasifikasi Tumbuh Kembang Balita Muhamad Rizky Abadi 1 , Sofi Defiyanti 2 , Nina Sulistiowati 3 1,2,3 Universitas Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S Ronggowaluyo, Telukjambe, Karawang Email: 1441177004045@student.unsika.ac.id 1 , sofi.defiyanti@staff.unsika.ac.id 2 , nina.sulistio@staff.unsika.ac.id 3 Abstrak. Sejak lahir sampai dengan usia lima tahun, anak seharusnya diukur tinggi dan berat badannya secara teratur untuk mengetahui pertumbuhannya. Cara ini dapat membantu untuk mengetahui lebih awal tentang gangguan pertumbuhan, sehingga segera dapat diambil tindakan tepat secepat mungkin. Hasil pengukuran dapat mengetahui apakah seorang anak terlalu cepat bertambah pertumbuhannya dibandingkan usianya atau tidak bertambah pertumbuhannya. Algoritma C4.5 adalah salah satu metode untuk membuat decision tree berdasarkan training data yang telah disediakan. Algoritma C4.5 merupakan pengembangan dari ID3. Penelitian ini menggunakan algoritma C4.5 untuk klasifikasi tumbuh kembang balita yang akan menghasilkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) berupa kategori status gizi sangat kurus, kurus, normal, gemuk. Metode yang digunakan KDD (Knowledge Discovery in Database) menggunakan tools WEKA 3.8.2. Hasil pengolahan data akan diuji dengan test options menggunakan 10-fold cross validation yang akan menghasilkan tingkat akurasi, precision, recall, f-measure. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma C4.5 dengan test options menggunakan 10-fold cross validation memiliki hasil akurasi tertinggi yang didapat sebesar 90,4901%, precision 0,897, recall 0,905 dan f-measure sebesar 0,900. Hasil evalusi menghasilkan model pohon keputusan tumbuh kembang balita Kata kunci: algoritma c4.5, data mining, klasifikasi, pohon keputusan, tumbuh kembang balita 1. Pendahuluan Tumbuh kembang balita dapat dilihat dari tinggi dan berat badannya, tumbuh kembang tersebut dapat menjadi tolak ukur pertumbuhan fisik balita yang ideal. Tumbuh kembang terjadi begitu cepat saat masa balita, maka dari itu memantau tumbuh kembang balita setiap bulan di Posyandu atau dokter sangat penting dilakukan. Mengenali akan tanda balita yang ideal bagi orang tua merupakan hal yang harus diperhatikan dan tidak boleh diremehkan, karena dengan mengetahui akan ciri-ciri balita ideal akan bisa membantu mencegah tumbuh kembang balita yang buruk[1].